Breaking News:

Disnakertrans DIY Deteksi Dini 56 Perusahaan Terkait Kewajiban Pembayaran THR

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan deteksi dini terhadap 56 perusahaan, yang tahun lalu

TRIBUNJOGJA/ Miftahul Huda
Kepala Disnakertrans DIY Aria Nugrahadi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan deteksi dini terhadap 56 perusahaan, yang tahun lalu terkendala pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pekerjanya.

Kepala Disnakertrans DIY Aria Nugrahadi mengatakan, deteksi dini terhadap perusahaan itu dilakukan untuk memastikan apakah 56 perusahaan yang tahun lalu memiliki kendala pembayaran THR, terulang kembali di lebaran tahun ini.

Baca juga: Wanita Ditemukan Tewas di Paliyan Gunungkidul, Diduga Jadi Korban Penganiayaan

Baca juga: Bulan Ramadhan Segera Berakhir, Jangan Lewatkan Membaca Alquran, Ini Tips Agar Cepat Khatam

"Deteksi dini hanya memastikan saja. Apakah perusahaan yang tahun lalu terkendala (gak bayar) THR njuk saiki piye? (Sekarang bagaimana)," katanya, Senin (3/5/2021).

Ia menambahkan, perusahaan yang tahun lalu bermasalah dengan pembayaran THR tersebut saat ini dilakukan deteksi dini oleh pengawas dari Disnakertrans supaya dapat memberikan kepastian, apakah bersedia membayar THR secara penuh untuk tahun ini atau tidak.

Pengawasan juga dilakukan dengan tujuan mengindikasikan perusahaan mana saja yang berpotensi tidak membayarkan THR untuk tahun ini.

"Deteksi dini kami turun menjadi 56 perusahaan. Karena jika di perjalanan ada masalah, pembayaran THR juga pastinya bermasalah," imbuh Aria.

Ia menjelaskan, 56 perusahaan yang dideteksi dini tersebut dari beragam sektor. Mulai dari perusahaan jasa pariwisata, industri dan sektor lainnya.

"Deteksi kami tidak kepada sektor apanya, tapi melalui track recordnya. Kemarin kami prioritas sektor wisata. Memang belum penuh recovery," jelas dia.

Baca juga: Peniadaan Mudik Lebaran, Jumlah Penumpang di Terminal Wates Kulon Progo Tampak Sepi

Baca juga: Kumpulan Resep dr Zaidul Akbar Mulai dari Puasa sebagai Solusi, Hingga Upaya agar Tak Nyeri Haid

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD DIY Koeswanto meminta kepada Disnkertrans DIY bersama-sama melakukan pengawasan terhadap penyaluran THR tahun ini.

Pihaknya bersedia sama-sama mengawasi perusahaan yang tidak dapat membayarkan THR keagamaan dengan cara menyiapkan audit internal perusahaan.

"Intinya dewan siap turut mengawasi perusahaan yang tidak membayarkan THR. Ini kaitannya kesejahteraan, maka saya harap perusahaan bisa mengerti," tegasnya. (hda)

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved