Breaking News:

Yogyakarta

Wasekjen DPP PAN Ibnu Mahmud Billaludin Jadi Kandidat Pengganti Hanafi Rais di DPR RI

Sosok Ibnu Mahmud Billaludin muncul sebagai kandidat pengganti Hanafi Rais, yang mengundurkan diri sejak 2020 silam.

TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Wasekjen DPP PAN, Ibnu Mahmud Billaludin 

TRIBUNJOGJA.COM - Kursi DPR RI daerah perwakilan (dapil) DI Yogyakarta dari Partai Amanat Nasional yang sudah kosong cukup lama, akan segera terisi kembali.

Sosok Ibnu Mahmud Billaludin muncul sebagai kandidat pengganti Hanafi Rais, yang mengundurkan diri sejak 2020 silam.

Seperti diketahui bersama, PAN hanya mampu meloloskan satu saja wakil DIY ke Senayan pada Pileg 2019 lalu.

Karena itu, sesuai mekanisme perundang-undangan, pemilik suara terbanyak ke dua berhak menggantikan Hanafi Rais, yang menempati ranking pertama di Yogyakarta.

Baca juga: DPW Partai Amanat Nasional (PAN) DIY Gelar Konsolidasi Besar-besaran di Kota Yogyakarta

Tetapi, kandidat terkuat yang torehan suaranya hanya satu strip di bawah putra tertua Amien Rais tersebut, yakni Yuni Astuti memilih mundur dari keanggotaan PAN belum lama kemarin.

Sehingga, muncul nama Ibnu Mahmud Billaludin yang ada di posisi tiga setelah Yuni Astuti.

Ibnu pun mengakui, dirinya sudah mendapat penunjukan langsung dari partai guna mengisi kursi lowong yang telah ditinggalkan pemiliknya itu.

Menurutnya, hingga sejauh ini, proses Pergantian Antar Waktu (PAW) terus bergulir dan disinyalir tinggal menunggu pengesahan.

"Saya ikuti proses saja. Mungkin tahapannya sekitar satu, sampai tiga bulan. Sekarang kewenangannya sudah antar lembaga. Nanti, kalau itu selesai, partai bakal mendapat pemberitahuan," ujarnya, saat dijumpai seusai agenda konsolidasi PAN DIY, Jumat (29/4/2021) lalu.

Sekadar informasi, Ibnu jelas bukan muka baru di jajaran partai berlambang matahari terbit itu.

Baca juga: Ada Anggotanya yang Menyeberang, DPD PAN Gunungkidul Rapatkan Barisan

Politisi asal Bantul tersebut, saat ini tercatat sebagai Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) DPP PAN.

Berkontestasi lewat dapil DIY, Ibnu menorehkan 6.627 suara pada Pileg 2019.

Ibnu pun menyadari, setelah lebih dari satu tahun kosong, aspirasi rakyat otomatis mangkrak dan tidak tertampung, karena posisi Hanafi Rais belum terisi.

Oleh sebab itu, ia sepenuhnya siap merawat konstituen PAN di DIY, serta memperjuangkan aspirasi lewat legislatif.

"Kami akan meneruskan komitmen merawat konstituen di DIY. Konsolidasi wajib dipercepat, karena saat ini ada faktor eksternal dan internal yang harus kita hadapi bersama. Ya,  PAN harus tetap solid," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved