Breaking News:

Buah Bibir

Annisa Qisthia Fathdieny Adaptasi Lingkungan baru saat Ramadan

"Alhamdulillah, kebetulan suami mutasi ke Pekalongan sebelum bulan ramadan ya jadi masih bisa survey tempat-tempat untuk memenuhi logistik rumah

Istimewa
Annisa Qisthia Fathdieny 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menjadi kejutan bagi Annisa Qisthia Fathdieny di bulan ramadan tahun ini.

Dirinya bersama keluarga kecilnya harus hijrah dari Klaten ke Pekalongan sejak sebelum ramadan tiba.

"Alhamdulillah, kebetulan suami mutasi ke Pekalongan sebelum bulan ramadan ya jadi masih bisa survey tempat-tempat untuk memenuhi logistik rumah tangga," ujar Qisthi yang pernah berprofesi sebagai apoteker ini.

"Jadi Alhamdulillah adaptasi aman. Kalau di Klaten dulu kan udah tahu lokasi ya, nggak ngerti mau beli apa di mana yaudah ke Yogya aja," kata dia.

Baca juga: Masih Ingat Lagu Anak-anak Berjudul Helly? Penyanyinya Vina Berliana Kimberly, Kini Menetap di Yogya

Hal yang paling ia rasakan adalah perbedaan cuaca di Pekalongan. Hal itu menjadi sedikit menantang di awal bagi Qisthi dan keluarga kecilnya.

"Beda cuacanya, walaupun masih sama-sama Jawa tapi mungkin karena dekat laut utara ya jadi hawanya panas kering. Padahal pas awal pindah dari Yogya ke Klaten udah terasa panasnya. Eh pas di sini, oh ternyata ada yang lebih panas," kelakarnya.

Perempuan asal Seyegan, Sleman ini juga mengaku kerap merindukan momen ramadan di Yogyakarta.

"Yang pasti kangen sahur dan buka bareng keluarga (orang tua), tarawih di masjid, dan jajanan takjilnya ketika ramadan," kata dia.

Menurut dia, suasana ramadan di Yogya lebih meriah lantaran banyak penjaja takjil di tepi jalan.

"Yogya kan berasa banget ya jajanan takjil buat buka itu berderet banyak pilihan, kalau di sini terbatas," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Amalia Nurul F
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved