Breaking News:

Kabupaten Gunungkidul

Cegat Pemudik, Polres Gunungkidul Siapkan Dua Pos Penyekatan di Patuk dan Bedoyo

Cegat Pemudik, Polres Gunungkidul Siapkan Dua Pos Penyekatan di Patuk dan Bedoyo

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Hari Susmayanti
TRIBUN JOGJA/Alexander Ermando
Kabag Ops Kompol Sunarto (kiri) dan Kasat Lantas AKP Martinus Sakti (kanan) dari Polres Gunungkidul usai rapat koordinasi persiapan Operasi Ketupat Progo, Jumat (30/04/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul menyiapkan dua pos penyekatan untuk mengantisipasi masuknya pemudik selama masa larangan mudik Lebaran 2021.

Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Gunungkidul Kompol Sunarto mengatakan pihaknya menyiapkan pos penyekatan di Patuk dan Bedoyo, Ponjong.

"Prioritasnya adalah kendaraan roda empat dengan plat nomor luar DIY, itu akan kami minta putar balik," katanya di Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Gunungkidul, Jumat (30/04/2021).

Sunarto juga mensyaratkan adanya kartu identitas, SIM, serta surat keterangan bebas COVID-19. Adapun surat keterangan tersebut mengacu pada hasil Rapid Antigen Test dari dokter atau fasilitas kesehatan (faskes) asal.

Agar penyekatan berjalan efektif, aparat di Semin dan Ngawen juga disiagakan. Keduanya juga ditugaskan untuk melakukan penyekatan hingga patroli.

"Namun sifatnya situasional, Semin sendiri nanti statusnya Pos Yan (Pos Pelayanan)," ujar Sunarto.

Menurutnya, penyekatan akan dilakukan berjadwal. Itu sebabnya, pihaknya melakukan kajian kapan kiranya kendaraan dari luar DIY ini akan tiba dan masuk ke wilayah Gunungkidul.

Baca juga: Soal Pencegahan Covid-19 Saat Libur Lebaran, Wali Kota Magelang Siap Jalankan Instruksi Presiden

Baca juga: Terjaring Tak Bawa Surat, Belasan Pengendara Luar Daerah Jalani Tes di Pos Polisi Prambanan Klaten

Kasat Lantas Polres Gunungkidul AKP Martinus Sakti mengatakan setidaknya ada 3 teknis penyekatan. Tindakan diambil berdasarkan kelengkapan persyaratan yang dimiliki pengendara.

"Kendaraan plat luar DIY akan diputar balik, begitu juga dengan plat AB tapi KTP luar serta tidak dilengkapi surat hasil Rapid Antigen Test," jelas Martinus.

Namun aturan ini dikecualikan jika pengendara memiliki maksud dan tujuan jelas untuk ke Gunungkidul. Semisal dalam rangka tugas dinas atau kedaruratan.

Polres Gunungkidul juga akan menyiapkan petugas medis bersama Dinas Kesehatan. Termasuk menyiapkan alat Rapid Antigen Test di Pos Penyekatan.

Menurut Martinus, tes akan diprioritaskan pada pengendara dari luar DIY, terutama yang belum memiliki surat keterangan bebas COVID-19. Hal itu dilakukan demi menjamin kondisi kesehatan para pendatang tersebut.

"Aktivitas penyekatan sendiri berlangsung tanggal 6-17 Mei atau selama 12 hari, sesuai instruksi pemerintah," katanya. (Tribunjogja/Alexander Ermando)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved