Breaking News:

Yogyakarta

Sri Sultan HB X Minta Warga di Perantauan Tak Mudik ke Yogya

Imbauan tersebut bertujuan untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait pelarangan mudik Lebaran sepanjang tanggal 6-13 Mei 2021 mendatang.

TRIBUNJOGJA.COM / Yuwantoro Winduajie
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yuwantoro Winduajie

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta kepada masyarakat yang berada di perantauan untuk tidak mudik ke Yogyakarta saat momen libur Hari Raya Lebaran 2021.

Hal itu dilakukan untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait pelarangan mudik Lebaran sepanjang tanggal 6-13 Mei 2021 mendatang.

"Ya seperti ketentuan yang ditentukan pemerintah baik pusat dan daerah, tidak dimungkinkan untuk mudik. Saya mohon masyarakat mematuhi untuk tidak mudik," jelas Sri Sultan saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Kamis (29/4/2021).

Kendati demikian, Sri Sultan mengizinkan masyarakat Yogya untuk melakukan mobilitas di satu wilayah provinsi.

Pasalnya, DIY ditetapkan sebagai kawasan aglomerasi, di mana aktivitas mudik lokal diizinkan.

Baca juga: Pemda DIY : Tak Perlu Mudik, Cukup Saling Mengirimkan Parsel Agar Perekonomian Tetap Berjalan

"Kalau masyarakat Yogya kan boleh (melakukan mobilitas) antar wilayah (kabupaten/kota), yang diperantauan jangan pulang dulu di situasi seperti ini," tambahnya.

Menurut Sri Sultan, para perantau harus berpikir dua kali untuk mudik ke Yogya.

Sebab, pemerintah akan menonaktifkan sebagian besar layanan transportasi umum yang ada.

"Kan mereka juga tidak bisa keluar dari Jakarta atau keluar dari Jawa Tengah. Jadi bagaimana ketentuan itu dipatuhi," paparnya.

Halaman
12
Penulis: Yuwantoro Winduajie
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved