Breaking News:

Kabupaten Sleman

Pemkab Sleman Wajibkan Seluruh Kalurahan Sediakan Tempat Karantina 

Warga yang nekat melakukan perjalanan lintas Provinsi, Kabupaten/ Kota tanpa membawa dokumen administrasi perjalanan, bakal dikarantina 5 hari.

Tribunjogja/Ahmad Syarifudin
Sekda Sleman Harda Kiswaya 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Pusat resmi meniadakan kegiatan mudik lebaran 2021, dimulai sejak 6 - 17 Mei 2021.

Di Kabupaten Sleman, warga yang nekat melakukan perjalanan lintas Provinsi, Kabupaten/ Kota tanpa membawa dokumen administrasi perjalanan sebagaimana yang telah diatur oleh pemerintah, maka bakal dikarantina selama 5 x 24 jam dengan ditanggung biaya sendiri.

Aturan tersebut tertuang dalam Instruksi Bupati Sleman nomor 10/INSTR/ 2021. 

"Mudik jelas nggak boleh. Kalau ketahuan mudik pas dijalan, maka diminta puter balik. Kalau [perjalanan] sudah sampai rumah, maka karantina 5 hari," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya, Rabu (28/4/2021). 

Baca juga: Penumpang Menuju Luar Provinsi  di Terminal Jombor Sleman Meningkat 30 Persen 

Pihaknya mewajibkan kepada segenap posko Kalurahan, supaya segera menyediakan tempat karantina.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kedatangan warga yang nekat mudik.

Bukan tanpa alasan. Sebab, selama ini belum semua Kalurahan di Sleman menyediakan.

Dari 86 Kalurahan, hanya 37 Kalurahan yang sudah memiliki tempat karantina.

Artinya, ada 49 di antaranya yang belum memiliki. 

"Kita wajibkan [ada tempat karantina di Kalurahan]. Harus ini, untuk mengantisipasi pemudik yang nekat," kata Harda. 

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved