Breaking News:

Yogyakarta

BPBD DIY : Sepanjang 2020, Sebanyak 414 Bencana Tanah Longsor Terjadi di DI Yogyakarta

Bencana tanah longsor, kebakaran pemukiman dan peristiwa angin kencang masih mendominasi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sepanjang 2020.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
internet
ilustrasi longsor 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bencana tanah longsor, kebakaran pemukiman dan peristiwa angin kencang masih mendominasi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sepanjang 2020.

Dampaknya, sejumlah bangunan dan beberapa pohon ikut tumbang akibat kejadian itu.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) DIY, Biwara Yuswantana mengungkapkan, masyarakat DIY perlu mewaspadai berbagai ancaman bencana.

Sebab dari data BPBD DIY, sebanyak 800 bencana terjadi pada 2020 lalu yang terdiri dari 414 bencana longsor, 201 kebakaran pemukiman, 35 kasus kebakaran lahan dan bencana angin kencang yang mencapai 150 kasus.

Baca juga: Peta Wilayah Terdampak Bibit Siklon Tropis 94 W, Bisa Picu Longsor, Banjir Hingga Angin Kencang

"Kalau bicara potensi tahun ini sama dengan tahun lalu. Potensi kawasan bencana seperti merapi, kekeringan, tanah longsor, banjir, gempa, tsunami dan gelombang pasang," ungkap Biwara Rabu (28/4/2021).

Menurut Biwara, Indonesia yang dilalui dua musim sebenarnya lebih mudah untuk mengantisipasi dampak potensi bencana.

Musim kemarau seperti sekarang ini bisa dijadikan mitigasi persiapan menghadapi potensi bencana di musim penghujan mendatang.

Dengan demikian risiko dari dampak bencana di musim penghujan bisa diminimalisir. 

Contohnya dalam kasus angin kencang yang mengakibatkan pohon roboh saat musim hujan bisa diantisipasi dengan pemotongan ranting pohon.

Menurutnya angin kencang dapat terjadi dimana saja, tetapi akan menjadi bencana ketika menghantam pohon yang sudah tua, rapuh. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved