Breaking News:

Kriminalitas

Tergiur Imbalan Rp 10 Juta, Perempuan Asal Yogya Ini Palsukan Dokumen untuk Pinjaman Kredit

Penangkapan perempuan 53 tahun itu, dalam rangkaian pengungkapan perkara menggunakan surat/data palsu untuk proses pengajuan kredit di sebuah BPR.

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Kapolsek Mlati Kompol Haryanto didampingi Panit Reskrim, Ipda M. Syafiudin menunjukkan pelaku berikut barang bukti kejahatan menggunakan dokumen palsu untuk pengajuan kredit di Bank Perkreditan Rakyat, Senin (26/4/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kepolisian Sektor Mlati, Polres Sleman menangkap dan menahan KSS, warga Mantrijeron, Kota Yogyakarta.

Penangkapan perempuan berusia 53 tahun itu, dalam rangkaian pengungkapan perkara menggunakan surat/data palsu untuk proses pengajuan kredit di sebuah Bank Perkreditan Rakyat.

Kredit tersebut berhasil dicairkan, dengan total kerugian mencapai Rp 175 juta. 

Kasus penggunaan dokumen palsu untuk pengajuan kredit itu, diketahui terjadi pada 12 Oktober 2020.

Kemudian, dilaporkan ke pihak kepolisian pada 1 Februari 2021.

Baca juga: Seorang Perempuan di Kulon Progo jadi Korban Dugaan Pemalsuan Surat Kuasa Jual Beli Tanah

Dalam perjalanan kasus, ada dua orang yang sudah ditahan yaitu BF dan ANJ.

Keduanya adalah oknum petugas bank yang menjabat sebagai marketing dan head marketing.

KSS ditangkap, karena turut serta dalam tindak pidana pemalsuan dokumen untuk kredit. 

Kapolsek Mlati, Kompol Haryanto mengungkapkan, kasus ini bermula ketika pelaku KSS menyampaikan kepada BF (oknum marketing Bank) kalau dirinya sedang butuh uang, dan menawarkan diri untuk mengajukan pinjaman kredit.

Setelah dicek ternyata riwayat kredit atau BI checking KSS jelek dan tidak bisa untuk mengajukan debitur. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved