Breaking News:

Internasional

Presiden Xi Jinping Tugaskan Tiga Kapal Perang Kawal Laut China Selatan, Salah Satunya Kapal Selam

Presiden Xi Jinping Tugaskan Tiga Kapal Perang Kawal Laut China Selatan, Salah Satunya Kapal Selam

PLA North China Sea Fleet/Weibo
ILUSTRASI. Kapal perusak milik China. 

TRIBUNJOGJA.COM, BEIJING - Pemerintah China memberikan perhatian serius pengamanan di kawasan Laut China Selatan.

Buktinya, tiga kapal perang utama ditempatkan di kawasan Laut China Selatan, terdiri dari satu kapal selam, kapal perusak dan kapal serbu.

Penugasan tiga kapal perang utama ke Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) tersebut dilaksanakan langsung oleh Presiden Xi Jinping pada Jumat (23/4/2021) yang lalu.

Xi menghadiri upacara commissioning tiga kapal perang itu, yakni Changzheng 18, Dalian, dan Hainan di Pangkalan Sanya, Provinsi Hainan, PLA Daily melaporkan pada Sabtu (24/4/2021), seperti dilansir Global Times.

Dalam acara itu, Xi menyerahkan bendera PLA dan sertifikat penamaan kepada kapten ketiga kapal perang tersebut. Xi lalu naik ke kapal, memeriksa peralatan, dan berbicara dengan para awak.

Laporan PLA Daily tidak mengidentifikasi jenis kapal-kapal perang tersebut. Tapi, China Central Television (CCTV) pada Sabtu menunjukkan video yang memperlihatkan ketiga kapal perang itu.

Pengamat militer mengidentifikasi Changzheng 18 sebagai kapal selam rudal balistik strategis bertenaga nuklir Type 09IV, Dalian sebagai kapal perusak Type 055 kelas 10.000 ton, dan Hainan sebagai kapal serbu amfibi Type 075 pertama China.

Selama ini, Angkatan Laut PLA menamai kapal selam bertenaga nuklir dengan nama Changzheng, kapal perusak dengan nama kota besar di China, serta kapal induk, kapal penjelajah, dan kapal serbu amfibi dengan nama provinsi.

Changzheng 18 kemungkinan adalah versi yang ditingkatkan dari kapal selam nuklir Type 09IV asli. Sebab, mendapat peningkatan kemampuan dalam pengurangan kebisingan dan akurasi serangan rudal.

"Ini memberi China pencegahan nuklir yang lebih kredibel dengan kemampuan pembalasan nuklir yang lebih ditingkatkan," kata Song Zhongping, pakar militer China, kepada Global Times.

Baca juga: China Minta AS Hentikan Segala Kontak Resmi dengan Taiwan

Baca juga: Tensi di Laut China Selatan Meningkat, AS dan China Sama-sama Kirimkan Kapal Induk

Halaman
123
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved