Breaking News:

Ramadan

Tips Diet di Bulan Ramadan dari Pakar Nutrisi, Tetap Seimbangkan Asupan Gizi Lengkap dan Olahraga

Masyarakat diharap fokus pada keadaan tubuh yang tetap sehat dan bugar sehingga diet tetap aman dilaksanakan meski badan sedang puasa.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
internet
Ilustrasi 

“Gizi seimbang itu karbohidrat yang tidak harus nasi, juga ada protein dan buah. Setelah Salat Tarawih, nanti bisa makan lagi, yang penting tiga jam sebelum tidur,” ungkap Ryan.

Baca juga: 7 Zodiak yang Harus Memperhatikan Kesehatannya, Gemini Jangan Diet

Dirinya tidak menganjurkan masyarakat makan makanan manis yang dijual di luar karena perut sempat kosong saat berbuka puasa.

Ryan menuturkan, saat puasa, maka perut akan kosong. Sehingga, ketika tubuh dimasukin makan-makanan manis, akibatnya gula darah bisa cepat naik.

“Dengan begitu, makanan yang belum bermetabolisme secara baik bikin gula darah menurun. Tubuh jadi ingin makan terus,” jelasnya.

Jika tubuh sudah diberi makanan utama, maka keinginan untuk makan sesuatu yang manis, itu jadi tidak banyak.

Hal ini karena perut sudah merasa kenyang karena asupan gizinya sudah seimbang.

“Untuk tetap menjaga berat badan agar tidak naik, jangan sampai malas berolahraga. Ini bagian penting juga. Jangan malas gerak,” tuturnya.

Dikatakannya, ada tiga waktu yang cocok untuk melatih tubuh tetap bergerak di masa puasa. Pertama, di tiga jam setelah sahur.

Kedua, 60 menit sebelum berbuka puasa dan yang ketiga setelah Salat Tarawih.

Baca juga: Bagaimana Cara Diet Aman dan Sehat? Begini Jawaban Nutrisionis

“Olahraga setelah sahur itu hanya untuk orang terlatih, misalnya atlet. Kalau pemula ya lebih baik jangan,” katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved