Breaking News:

Kabupaten Bantul

Berkah Ramadan, Gema Muslim Gunung Sempu Berbagi ke Panti Asuhan Bina Siwi

Melalui kegiatan ini, Gema Muslim juga ingin mengajak masyarakat untuk saling membantu sesama, dan tetap semangat di tengah situasi pandemi saat ini.

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Gema Muslim Gunung Sempu berbagi ke Panti Asuhan Bina Siwi, Pajangan, Bantul, Minggu (25/4/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM - Meskipun Ramadan tahun ini masih diselimuti kekhawatiran pandemi COVID-19, keberadaannya tidak menghalangi momen saling berbagi dan peduli terhadap sesama.

Hal itu dibuktikan oleh Gerakan Remaja (Gema) Muslim Masjid Perumahan Gunung Sempu.

Pada Minggu (25/4/2021) sore, Gema Muslim Gunung Sempu menggelar kegiatan sosial berbagi kasih bersama Panti Asuhan Bina Siwi, Sendangsari, Pajangan, Bantul.

Dalam kesempatan tersebut, Gema Muslim menyerahkan bantuan sembako berupa beras, mie instan, gula, susu, minyak goreng, biskuit kaleng, serta sirup.

Ketua Gema Muslim Gunung Sempu, Al Vandy mengatakan, bantuan ini merupakan hasil donasi yang dikumpulkan sekira dua pekan lalu, dari warga Perumahan Gunung Sempu maupun donatur lainnya. Selain bantuan berupa sembako, Gema Muslim, lanjut Vandy, juga menyerahkan bantuan berupa uang tunai.

Baca juga: PT Cobra Dental Indonesia Berbagi Kasih Bersama Anak-Anak Panti Asuhan Gotong Royong Bantul

Melalui kegiatan ini, Gema Muslim juga ingin mengajak masyarakat untuk saling membantu sesama, dan tetap semangat di tengah situasi pandemi saat ini.

"Semoga bantuan ini bermanfaat dan membantu teman-teman di Panti Asuhan Bina Siwi," ujar Vandy.

Pengasuh Panti Asuhan Bina Siwi, Mugiyanti berterimakasih atas bantuan yang diberikan Gema Muslim Perumahan Gunung Sempu.

Dijelaskannya, 38 anak yang ada di Panti Asuhan Bina Siwi merupakan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dan mayoritas tidak memiliki orangtua.  Anak-anak panti asuhan sejak dini, lanjut dia, juga dibekali dengan keterampilan dasar. Dengan harapan mereka tidak bergantung pada orang lain sehingga dapat tetap mandiri.

"Walaupun dengan keterbatasan, ternyata dengan pembinaan dan pelayanan kami yang maksimal dengan hati, mereka punya potensi dan karya yang bisa membanggakan kita semua," ujar Mugiyanti.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved