Breaking News:

Ratusan WN India Dikabarkan Masuk Indonesia: Penjelasan Kemenkes, Satgas dan Skenario Terburuknya

WN India dikabarkan masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta serta Bandara Halim Perdanakusuma menggunakan pesawat charter.

Editor: Muhammad Fatoni
DOK. PT ANGKASA PURA II (PERSERO)
Ilustrasi : Suasana di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. 

TRIBUNJOGJA.COM - Indonesia dikabarkan kedatangan warga negara asing (WNA) dari India.

Jumlahnya ada sekitar 135 orang dan masuk melalui dua gerbang, yakni Bandara Soekarno-Hatta serta Bandara Halim Perdanakusuma menggunakan pesawat charter.

Sebanyak 135 orang warga negara India tersebut bisa masuk ke Indonesia saat pandemi covid-19 masih ada karena memegang KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) sesuai Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Covid-19.

Hal itu tentu saja membuat kekhawatiran banyak pihak, karena diketahui India sedang mengalami lonjakan kasus positif covid-19 yang dahsyat akibat mutasi ganda virus SARS-Cov-2 varian B1617.

Kasus terkonfirmasi positif covid-19 di India tercatat 300 ribu per hari. Rumah sakit pun kewalahan karena banyaknya pasien yang tidak tertangani.

Baca juga: UPDATE Covid-19 hingga Jumat 23 April 2021 Pagi Ini: Daftar Sebaran Kasus Baru di 34 Provinsi

Baca juga: Poin-poin Penting dan Aturan Tambahan pada Masa Pengetatan Larangan Mudik Lebaran 2021

Kasubdit Karantina Kesehatan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Benget Saragih mengatakan pihaknya akan terus mengawasi perkembangan kondisi kesehatan 135 warga negara asal India tersebut.

Kini mereka sedang menjalani karantina selama hari di sebuah hotel kawasan Jakarta.

Benget menyebut 135 warga negara India itu juga sudah menjalani tes PCR kemarin.

"Mereka membawa hasil PCR valid dari India, sekarang mereka dikarantina 5 x 24 jam di beberapa hotel di Jakarta dan dilakukan swab PCR dua kali," ujar Benget, Kamis (22/4/2021).

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang juga Ketua Satgas Covid-19, Doni Monardi, meminta dengan segera Ditjen Imigrasi dan Kementerian Luar Negeri mendalami apakah benar 135 warga negara India tersebut memiliki KITAS dan izin tinggal di Indonesia.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved