Breaking News:

Internasional

Kelompok Ekstremis Israel dan Warga Palestina Terlibat Bentrok, Ratusan Orang Terluka

Kelompok Ekstremis Israel dan Warga Palestina Terlibat Bentrok, Ratusan Orang Terluka

Tangkap Layar Ruptly Youtube
Ratusan orang di Yerussalem Timur mengalami luka-luka setelah bentrokan antara ekstremis Israel dengan warga Palestina. 

TRIBUNJOGJA.COM, YERUSSALEM - Bentrokan besar terjadi antara ekstremis Israel dengan warga Palestina di Yerussalem Timur pada Kamis (22/4/2021) malam. 

Akibat bentrokan tersebut, ratusan orang terluka.

Ratusan orang dari kelompok ultra-nasionalis Israel ini berjalan menuju pintu Gerbang Damaskus Kota Tua Yerussalem, tempat warga Palestina banyak berkumpul.

Aksi saling lempar batu dan botol pun tak terhindarkan.

Sementara polisi berusaha membubarkan bentrokan dengan meledakkan granat kejut, gas air mata, dan meriam air.

Ketegangan sudah lama terjadi di Yerussalem Timur dengan adanya koeksistensi antara Yahudi dengan Arab di wilayah itu.

Israel telah menduduki Yerussalem Timur sejak Perang Timur Tengah pada 1967 dan mengklaim sebagai ibu kota.

Di sisi lain, pihak internasional tidak mengakui bahkan Palestina menganggap Yerussalem Timur sebagai ibu kota negara jika telah merdeka nanti.

Bentrokan pecah pada Kamis (22/4/2021) malam waktu setempat, bermula dari aksi kelompok ekstremis Yahudi, Lehava.

Ratusan orang di Yerussalem Timur mengalami luka-luka setelah bentrokan antara ekstremis Israel dengan warga Palestina. Bentrokan pecah pada Kamis (22/4/2021) malam waktu setempat, bermula dari aksi kelompok ekstremis Yahudi, Lehava
Ratusan orang di Yerussalem Timur mengalami luka-luka setelah bentrokan antara ekstremis Israel dengan warga Palestina. Bentrokan pecah pada Kamis (22/4/2021) malam waktu setempat, bermula dari aksi kelompok ekstremis Yahudi, Lehava (Tangkap Layar Ruptly Youtube)

Ratusan orang dari kelompok ultra-nasionalis Israel ini berjalan menuju pintu Gerbang Damaskus Kota Tua Yerussalem, tempat warga Palestina banyak berkumpul.

Halaman
1234
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved