BURSA TRANSFER Musim Panas 2021, Striker Chelsea Diincar Leicester City

Leicester City disebut tertarik untuk mendatangkan pemain muda Chelsea Tammy Abraham musim panas ini

Tayang:
Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: Iwan Al Khasni
Premier League
Tammy Abraham 

Tribunjogja.com Inggris -- Leicester City disebut tertarik untuk mendatangkan pemain muda Chelsea Tammy Abraham musim panas ini.

Itu karena Tammy Abraham sedang mempertimbangkan masa depannya di Chelsea setelah dikeluarkan dari skuad Piala FA Thomas Tuchel untuk menghadapi Manchester City .

Setelah absen 12 pertandingan Liga Inggris sejak kepergian Frank Lampard pada Januari, penyerang itu dikatakan 'marah' tentang situasinya di klub.

Akibatnya, Abraham bisa meninggalkan Stamford Bridge ke King Power Stadium musim panas ini karena Leicester mengincar pemain berusia 23 tahun itu sebagai pengganti Jamie Vardy.

Menurut jurnalis Fabrizio Romano Leicester adalah salah satu klub yang tertarik untuk merekrut Tammy Abraham.

Striker Inggris tersebut telah mencetak 12 gol dalam 30 penampilan untuk Chelsea musim ini, menjadikannya pencetak gol terbanyak klub.

Penyerang muda Chelsea, Tammy Abraham.
Penyerang muda Chelsea, Tammy Abraham. (TWITTER.COM/OPTAJOE)

Dia memegang rekor ini meski penampilannya terbatas setelah kedatangan Timo Werner, Kai Havertz, dan Hakim Ziyech.

Setelah bermain hanya 123 menit dari sepak bola Liga Inggris di bawah Tuchel, Abraham sangat ingin bergabung dengan klub di mana dia bermain di tim utama secara reguler.

Sementara Leicester Citu di bawah kendalu Brendan Rodgers dikatakan salah satu klub bersedia menawarkan Abraham kesempatan seperti itu.

Dengan Vardy yang berusia 34 tahun mendekati tahap akhir karirnya, Leicester dikatakan sedang mencari pengganti yang potensial.

Namun, Leicester City harus bersaing dengan West Ham United untuk mendapatkan tanda tangan Abraham musim panas ini.

The Hammers juga sedang mencari striker lain karena mereka ingin meningkatkan kualitas mereka menjelang musim depan.

Chelsea di Liga Champions

Real Madrid vs Chelsea dijadwalkan akan dimainkan pada Rabu (28/4/2021) di Alfredo Di Stefano di Spanyol
Real Madrid vs Chelsea dijadwalkan akan dimainkan pada Rabu (28/4/2021) di Alfredo Di Stefano di Spanyol (Uefa.com)

Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengatakan pertandingan semifinal Liga Champions antara Real Madrid dan Chelsea memiliki kemungkinan kecil untuk dibatalkan.

Berdasarkan jadwal awal, pertandingan Real Madrid vs Chelsea dijadwalkan akan dimainkan pada Rabu (28/4/2021) di Alfredo Di Stefano di Spanyol.

Kedua tim tersebut termasuk di antara 12 anggota pendiri Liga Super Eropa yang memisahkan diri dan meskipun rencana untuk kompetisi tersebut gagal dengan sangat cepat.

Mereka semula dikabarkan akan menghadapi konsekuensi karena setuju untuk berpartisipasi dengan Super League .

"Kuncinya adalah musim ini sudah dimulai, broadcasters akan mendatangi kami untuk meminta ganti rugi jika kami tidak bermain di semifinal," kata Ceferin kepada stasiun Slovenia 24UR, seperti yang disampaikan oleh The Independent.

“Jadi, kecil kemungkinannya pertandingan ini tidak dimainkan minggu depan. Tapi, hal ini bisa jadi sedikit berbeda di masa depan.

Disisi lain Presiden UEFA juga memuji tim-tim yang memutuskan untuk berbalik dan mundur dari Super League .

"Saya mengatakan mengagumkan untuk mengakui kesalahan dan klub-klub ini melakukan kesalahan besar," katanya.

“Tapi mereka bermain sekarang dan saya tahu mereka memiliki banyak hal untuk ditawarkan tidak hanya untuk kompetisi (Liga Champions)

"Tetapi juga untuk keseluruhan pertandingan Eropa.

“Yang penting sekarang adalah kita maju, membangun kembali persatuan yang dinikmati permainan sebelumnya dan bergerak maju bersama.”

Ide Super League Tak Dihapus

Florentino Perez menegaskan gagasan Super League tidak dihapuskan, meskipun mayoritas klub memilih untuk menarik diri.

Super League masih jauh dari kematian dan klub-klubnya belum menyerah pada gagasan kompetisi yang memisahkan diri meski harus menunda proyek beberapa hari setelah diumumkan, kata Florentino Perez.

Presiden Real Madrid yang juga ketua Super League mengatakan, klub-klub di belakang Super League akan terus mengupayakan cara agar kompetisi dapat berjalan, bahkan jika perlu melakukan perubahan format.

Perez mengatakan Super League dalam keadaaan mode on “standby” dan grup terbuka untuk mendiskusikan ide-ide dengan badan pengatur sepak bola Eropa dan entitas lain untuk membantu pertandingan di tengah pandemi virus corona.

Dia mengatakan dia yakin kompetisi yang "sangat mirip" akan segera dibuat.

"Kami akan terus bekerja," kata Perez kepada program radio Spanyol El Larguero.

“Kami sedang mencari cara untuk menyelesaikannya. Sayang sekali jika tidak menyelesaikannya.

Super League diumumkan pada Minggu tetapi dibatalkan setelah klub-klub Inggris yang terlibat dalam proyek tersebut menarik diri di tengah meningkatnya reaksi dari pendukung.

Pada hari Rabu, Atletico Madrid dan tiga klub Italia dalam proyek tersebut uventus, AC Milan dan Inter Milan juga memilih keluar.

Itu meninggalkan Real Madrid dan Barcelona sebagai satu-satunya klub yang masih resmi di liga baru.

Terlepas dari itu, Perez mengatakan tidak ada yang benar-benar pergi.

“Mereka belum pergi,” kata presiden Madrid.

“Kita semua masih bersama, memikirkan cara untuk mewujudkannya.

Perez mengakui mereka seharusnya menjelaskan proyek tersebut dengan lebih baik, dan mengatakan dia kecewa dengan kritik yang muncul di mana-mana.

"Setiap presiden siap bicara, tapi keesokan harinya kami terbunuh," katanya.

“Kami tidak menduganya, ibaratnya kami meluncurkan bom atom namun mereka sudah tahu tentang itu dan sedang menunggu kita. "katanya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved