Breaking News:

Yogyakarta

Klaster Baru Muncul Kembali, Sekda DIY Minta Warga Ikut Awasi Penyelenggaraan Kegiatan Sosial

Klaster baru COVID-19 kembali ditemui di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

TRIBUNJOGJA/ Yuwantoro Winduajie
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Klaster baru COVID-19 kembali ditemui di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

Kasus terbaru adalah klaster penularan yang merebak di Padukuhan Jongke Kidul, Kalurahan Sendangadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengingatkan kepada masyarakat untuk turut serta mengawasi segala jenis kegiatan yang diselenggarakan warga.

Misalnya acara takziah dan hajatan yang baru-baru ini turut menyumbang munculnya klaster baru.

Baca juga: Klaster Penularan Covid-19 di Padukuhan Jongke Sleman Meluas, 35 Orang Positif, 2 Orang Meninggal

Aji menjelaskan, dalam Surat Instruksi Kemendagri pun sudah diatur bahwa penyelenggaraan kegiatan masyarakat wajib dilakukan pembatasan dan menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu, RT/RW yang dikatagorikan sebagai zona merah dilarang untuk menggelar kegiatan yang melibatkan kerumunan.

Selain itu, pihak penyelenggara juga harus memiliki surat izin dan rekomendasi dari Gugus Tugas setempat jika ingin menggelar kegiatan.

"Kan sudah ada sebetulnya peraturan itu. Bahwa untuk penyelenggaraan kegiatan harus izin," terang Aji.

Baca juga: Muncul Klaster COVID-19 di Jongke Sendangadi, Dinkes Sleman Bakal Swab Massal 300 Warga

Surat izin dan rekomendasi yang diterbitkan oleh Gugus Tugas tersebut menjadi penting.

Itu menjadi bukti bahwa penyelenggara mampu memenuhi segala persyaratan yang telah ditentukan. 

Aji juga meminta kepada Satgas di tingkat RT/RW untuk tak ragu melakukan pengaturan atau bahkan pembubaran jika menemui kegiatan yang melibatkan orang banyak namun tanpa izin.

"Kalau kewalahan untuk mengatur dan membubarkan bisa minta bantuan ke atas. Misal ke satgas kecamatan kalau tidak kabupaten," terangnya. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Yuwantoro Winduajie
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved