Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran

Dishub DIY : Banyak yang Curi Start, Aturan Perjalanan Makin Diperketat

Sebelumnya masyarakat melihat larangan mudik pada 6-17 Mei 2021, dan dari aturan tersebut, ternyata banyak masyarakat yang memajukan tanggal mudiknya.

TRIBUNJOGJA.COM / Santo Ari
Kepala Dinas Perhubungan DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti 

Pun demikian, ia mengatakan bahwa penyekatan itu sudah berlapis, dari satu daerah ke daerah lain.

Sebelum masuk ke DIY, pengendara akan diperiksa oleh petugas dari provinsi lain.

Jika sampai lolos, maka personel di DIY akan melakukan penyekatan. Dan jika masih tetap bisa lolos, maka tugas dari Satgas tingkat desa yang akan melakukan penindakan.

"Kalau ada yang lolos, maka lingkup desa yang berperan dengan satgas desa, yakni memberlakukan isolasi mandiri selama 5 hari bagi mereka yang datang. Harapannya masyarakat memahami, karena tingkat penyebaran COVID-19 masih cukup tinggi," tambahnya.

Baca juga: Periode Pengetatan Mudik Dimajukan, Sekda DIY Minta Masyarakat Patuhi Aturan

Ada 11 Titik Penyekatan  

Sejauh ini Kepolisian dan Dinas Perhubungan DIY telah menentukan 11 titik penyekatan. Beberapa diantaranya adalah jalan masuk utama DIY yakni di Prambanan, Tempel dan Temon. Ada pula di Jalan Wates Ambarketawang, Denggung dan Piyungan.  

Selain membantu dalam pos penyekatan, personel Dishub sendiri memiliki tugas yang kompleks. Personal akan memantau volume arus lalu lintas yang masuk dan mengatasi traffic yang ada di dalam DIY.

"Ketika orang yang sudah banyak masuk di wilayah DIY, pasti tetap ada dan jumlahnya semakin banyak karena mereka tidak mungkin diam di rumah terus. Maka itu tugas kami untuk melakukan pemantauan. baik itu dari pos atau patroli," tandasnya.( Tribunjogja.com )  

Penulis: Santo Ari
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved