Breaking News:

Kabupaten Gunungkidul

Masih Jadi Persoalan, Bupati Gunungkidul Ingatkan Fenomena Perceraian dan Pernikahan Dini

Perceraian di Gunungkidul pada 2020 tercatat ada 1.718 pengajuan. Pengajuan cerai tersebut berupa talak dan gugat.

TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Bupati Gunungkidul Sunaryanta kembali mengingatkan masyarakat tentang persoalan sosial yang masih terjadi hingga saat ini.

Hal itu ia sampaikan saat Peringatan Hari Kartini pada Rabu (21/04/2021).

Menurutnya, ada 3 persoalan krusial dalam kehidupan masyarakat Gunungkidul saat ini.

Antara lain fenomena bunuh diri, pernikahan dini, serta perceraian.

"Tak bosan-bosannya saya sampaikan hal itu di setiap kegiatan atau pertemuan apa pun," kata Sunaryanta di Bangsal Sewokoprojo Wonosari siang ini.

Baca juga: Pemkab Kulon Progo Luncurkan Aplikasi Pelaporan Perceraian Terintegrasi Kulon Progo (PencarKu)

Ia mengaku prihatin lantaran angka kasus dari 3 fenomena tersebut masih terbilang tinggi.

Hal itu pun akhirnya berpengaruh pada citra dari Kabupaten Gunungkidul.

Sunaryanta pun meminta masyarakat, terutama dari lingkup keluarga memberikan edukasi bagi putra-putri mereka tentang 3 hal itu.

Sehingga pencegahan dini bisa dilakukan.

"Apalagi saat ini arus informasi kian berkembang dengan teknologi. Jangan sampai itu berdampak pada kehidupan sosial kita," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved