Breaking News:

Klaster Keluarga Muncul di Klaten, Ada 15 yang Terkonfirmasi COVID-19

Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan pengendalian COVID-19 di Kabupaten Klaten menemukan pola baru sebaran COVID-19 di daerah itu, yakni klaster

TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Tim Ahli Satgas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Klaten, Ronny Roekmito saat ditemui di Pemkab Klaten, Selasa (20/4/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan pengendalian COVID-19 di Kabupaten Klaten menemukan pola baru sebaran COVID-19 di daerah itu, yakni klaster keluarga.

Tim Ahli Satgas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Klaten, Ronny Roekmito mengatakan jika pihaknya menemukan empat klaster keluarga yang tersebar di Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten.

Baca juga: Sungai Meluap, Sampah Berserakan di Pantai Parangtritis Bantul

"Klaster pondok pesantren juga sudah hampir selesai, yany muncul sekarang klaster keluarga yang diketahui ada 4 keluarga pada minggu kemarin di Klaten Tengah positif COVID-19," ujarnya saat ditemui di Pendapa Pemkab Klaten, Selasa (21/4/2021).

Ia mengatakan, 4 keluarga yang terpapar COVID-19  itu berstatus orang tanpa gejala (OTG) dan saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Adapun empat keluarga itu berjumlah 15 orangyang terkonfirmasi positif COVID-19.

"Kita melihat sekarang polanya klaster keluarga, dan ini sangat berbahaya sulit untuk dicegah. Empat keluarga ini jumlahnya ada 15, satu keluarga itu ada yang 5 orang ada juga yang dua orang," katanya.

Menurut Ronny, belasan keluarga tersebut diketahui terpapar COVID-19 lantaran pihak Satgas PP COVID-19 Klaten melaksanakan tracing kepada kontak erat.

"Kita laksanakan tracing sekitar 50 orang dan diketahui positif yang 15 ini. Secara epidimiologis ini bagus, karena ini terdeteksi dan jika kita bisa deteksi seperti ini tentu nantinya kasus di Klaten akan melandai lagi," ungkap dia.

Baca juga: Miliki Cadangan Daya 664 MW, PLN Siap Penuhi Kebutuhan Listrik untuk Industri Smelter di Sulawesi

Ronny pun berharap, masyarakat yang dilakukan tracing pada dirinya bisa jujur dalam menjawab setiap pertanyaan dari tim Satgas COVID-19 Klaten.

"Yang sekarang persoalan kita kejujuran dari masyarakat, kalau jujur pasti bisa dikendalikan dan penanganan lanjutan," imbuhnya. (Mur)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved