Breaking News:

Ketua DPRD Gunungkidul Sebut Keinginan Berpolitik Perempuan Masih Rendah

Rabu (21/04/2021) ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul memperingati Hari Kartini Ke-142. Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti pun turut

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Alexander Ermando
Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti usai acara peringatan Hari Kartini di Bangsal Sewokoprojo Wonosari, Rabu (21/04/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Rabu (21/04/2021) ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul memperingati Hari Kartini Ke-142. Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti pun turut menyuarakan persoalan bagi kaum perempuan saat ini.

Meski saat ini posisi perempuan sudah diakui, namun ia menilai masih banyak perempuan yang belum memiliki kepercayaan diri sebagai pemimpin.

Baca juga: Kisah Mahasiswa UNY Jalani Program Kampus Mengajar di Tengah Bencana

"Bisa dikatakan keinginan perempuan untuk berpolitik juga masih sangat rendah," kata Endah di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari siang ini.

Hal itu seakan diperkuat dengan tingkat pendidikan bagi sebagian perempuan masih cenderung rendah. Alhasil, hal itu membuat mereka kian enggan untuk bergerak menjadi pemimpin.

Endah juga menegaskan saat ini posisi perempuan sudah sejajar dengan laki-laki di bidang politik dan pemerintahan. Hal itu diperkuat dengan adanya Undang-undang Hak Asasi Manusia (HAM).

"Artinya pendidikan politik bagi perempuan juga perlu digaungkan ke masyarakat secara luas," jelasnya.

Ia pun optimistis kaum perempuan, terutama dari Gunungkidul memiliki potensi untuk maju ke bidang politik dan pemerintahan. Terutama sebagai pemimpin.

Itu sebabnya, ia berharap ada upaya membangun kepercayaan diri yang lebih tinggi pada perempuan. Termasuk memberikan bekal ilmu dan pendidikan yang sesuai bagi mereka.

"Perempuan juga bisa menjadi pemimpin yang tangguh, mandiri, dan bisa diandalkan," kata Endah.

Baca juga: Geliatkan Ekonomi, Bupati Kustini Sri Purnomo Minta ASN Borong Bareng Produk UMKM Sleman 

Bupati Gunungkidul Sunaryanta juga menyebut peluang perempuan untuk memberikan kontribusi di segala bidang sudah terbuka lebar. Apalagi saat ini merupakan era demokrasi.

Hal itu berbeda dengan situasi di era Kartini, yang mana ketika itu Nusantara masih di bawah kekuasaan kolonial. Karena itu, ia berharap kaum perempuan masa kini lebih percaya diri dengan kondisi yang ada.

"Apalagi di Gunungkidul terbukti sudah ada pemimpin dari perempuan, itu menandakan pola pikirnya sudah berkembang," jelas Sunaryanta. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved