Breaking News:

Yogyakarta

Satgas COVID-19 DIY Beri Surat Teguran ke UMY Soal Video Viral Pembagian Takjil yang Berkerumun

Pemberian takjil yang dilakukan sejumlah pengurus di Universitas Muhamadiyah Yogyakarta (UMY) pada Rabu (14/4/2021) lalu berbuntut panjang.

TRIBUNJOGJA.COM / Yuwantoro Winduajie
Koordinator Bidang Penegakan Hukum Satgas COVID-19 DIY Noviar Rahmad 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemberian takjil yang dilakukan sejumlah pengurus di Universitas Muhamadiyah Yogyakarta (UMY) pada Rabu (14/4/2021) lalu berbuntut panjang.

Pasalnya, Satuan Tugas (Satgas) penanganan COVID-19 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kini telah berkirim surat teguran terhadap penanggung jawab acara pemberian takjil kepada mahasiswa dan masyarakat itu.

Koordinator Bidang Penegakan Hukum Satgas COVID-19 DIY Noviar Rahmad mengatakan, pihaknya turut menyayangkan adanya kelalaian tersebut.

Baca juga: Satpol PP Yogya Bakal Bubarkan Kerumunan Buka Bersama dan Pasar Sore Ramadan yang Langgar Prokes

Menurut Noviar, pembagian takjil dapat dilakukan tanpa harus menimbulkan kerumunan.

"Sudah kami berikan surat teguran kepada pelaksana," katanya, kepada Tribunjogja.com, Jumat (16/4/2021).

Ia menambahkan, seharusnya pihak kampus yang melakukan penegakkan prokes, karena setiap kampus sudah ada Satgas Covid yang telah dibentuk.

Pembagian takjil yang menimbulkan antrean panjang hingga mengakibatkan terjadinya kerumunan itu pun sempat viral di media sosial (medsos).

"Oleh karenanya, kami menghimbau agar kegiatan apapun selama bulan ramadan harus dilakukan dengan prokes yang ketat," tegas dia.

Baca juga: Sekda DIY Sebut Kerumunan Jadi Penyebab Utama Munculnya Klaster Penularan Baru di DI Yogyakarta

Secara prinsip pembagian takjil tidak dilarang oleh tim penegak hukum Satgas COVID-19.

Hanya saja dirinya mengimbau pihak penyelenggara lebih mengedapankan penerapan prokes.

Informasi yang didapat, pembagian takjil oleh UMY akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan selama ramadan.

"Apabila teguran tidak digubris maka akan berlanjut pelarangan kegiatan," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved