Breaking News:

Bisnis

Harga Ikan Teri di Klaten Melonjak hingga Rp70 Ribu Perkilogram

Pada kondisi normal, harga ikan teri nasi itu berkisar antara Rp45 hingga Rp50 ribu per kilogram.

TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Seorang pedagang menata ikan teri nasi yang ia jual di Pasar Darurat Klaten, Jumat (16/4/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pasokan yang minim dan cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia sejak dua pekan terakhir membuat harga ikan teri nasi melonjak hingga Rp70 ribu per kilogram.

Sejumlah pedagang mengaku jika pada kondisi normal, harga ikan teri nasi itu berkisar antara Rp45 hingga Rp50 ribu per kilogram.

Pantauan Tribunjogja.com di lapangan, naiknya harga ikan teri nasi itu terjadi di Pasar Darurat Klaten yang berada di Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara, Jumat (16/4/2021).

"Ikan teri nasi ini udah sepekan terakhir ini naiknya, sebelum puasa dijual Rp50 ribu per kilogram sekarang jadi Rp70 ribu," ujar Suzana (51) seorang pedagang ikan teri di pasar itu saat ditemui di kiosnya.

Baca juga: Disdagkop UKM Klaten Tera Ulang Timbangan Pedagang di 12 Pasar Tradisional

Ia mengatakan, dengan naiknya harga ikan teri itu, konsumen lebih mengurangi pembelian dan beralih ke ikan lainnya seperti ikan teri basah yang hanya dijual Rp50 ribu per kilogram.

Disinggung terkait penyebab naiknya harga ikan teri nasi itu, Suzana mengaku karena musim pancaroba yang melanda sejumlah wilayah di selatan Pulau Jawa.

"Akibatnya, nelayan susah menjemur ikan dan produksi berkurang," katanya.

Ia mengatakan, kenaikan harga ikan teri nasi itu baru pertama kali terjadi di sepanjang tahun 2021 ini.

Sementara itu, pedagang ikan teri lainya, Sri Wijiastuti (50) juga membenarkan naiknya harga ikan teri nasi sejak beberapa waktu terakhir.

Baca juga: Pedagang di Jalan Irian Klaten Pindah ke Pasar Sungkur, Disdagkop UKM: Nanti Dibuatkan Kios Permanen

Ia mengatakan jika ikan teri nasi itu naik secara bertahap di Pasar Darurat Klaten.

"Awalnya itu Rp50 ribu, lalu jadi Rp65 ribu dan sekarang jadi Rp70 ribu per kilogram," katanya.

Menurutnya, untuk saat ini pihaknya membatasi pembelian ikan teri tersebut karena konsumen juga enggan untuk membeli.

"Untuk sementara saya batasi dulu pasokannya. Nanti kalau sudah normal dan permintaan banyak saya pasok lagi," imbuhnya. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved