Breaking News:

Kabupaten Kulon Progo

Dishub Kulon Progo Tunggu Sinkronisasi Dishub DIY Terkait Pengawasan di Perbatasan

Dishub Kabupaten Kulon Progo masih menunggu sinkronisasi dengan Dishub DIY terkait dengan pengawasan di wilayah perbatasan pada libur lebaran 2021.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kulon Progo masih menunggu sinkronisasi dengan Dishub DIY terkait dengan pengawasan di wilayah perbatasan pada libur lebaran 2021.

Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kulon Progo, Raden Sukirno mengatakan pada libur lebaran nanti, pihaknya bakal mengerahkan sebanyak 33 personil.

Pengawasan akan dimulai dari wilayah Kalibawang dan perbatasan lainnya. 

Baca juga: Pengawasan di Wilayah Perbatasan Kulon Progo Bakal Dilakukan H-2 Pekan Sebelum Lebaran 2021

"Selain penyekatan di wilayah perbatasan, kami nantinya juga akan dilakukan monitoring. Seperti perhitungan kendaraan yang melintas dan pemeriksaan terhadap kendaraan dari luar kota," ucapnya, Jumat (16/4/2021). 

Sementara, terkait dengan posko lebaran 2021 baru akan dirapatkan oleh Dishub Kulon Progo

Selain Dishub, pengawasan juga melibatkan personil TNI/Polri dan gugus tugas COVID-19 setempat. 

Sebelumnya, Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Kulon Progo, Fajar Gegana mengatakan pihaknya bakal melakukan pengawasan di wilayah perbatasan pada H-2 pekan sebelum lebaran 2021.

Dikarenakan pada rentang waktu itu, diprediksi bakal terjadi lonjakan. 

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran 2021 Berdampak bagi PHRI hingga Pengelola Wisata di Kulon Progo

"Kita juga akan mengimbau satgas mudik lebaran pada H-2 minggu sudah melakukan pemantauan. Dikarenakan biasanya, orang mudik H-7 sebelum lebaran karena untuk menghindari kemacetan, kehabisan tiket maupun kepadatan lalu lintas," jelasnya. 

Meskipun kata Fajar, Surat Edaran (SE) resmi terkait boleh dan tidaknya mudik lebaran dari pemerintah pusat belum diterima. 

"Yang jelas baru persiapan. Kalau memang diperbolehkan mudik kita siap, tinggal menunggu regulasi dari pemerintah pusat. Sedangkan kalau tidak boleh kita juga siap," kata dia. ( Tribunjogja.com

Penulis: Sri Cahyani Putri
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved