Breaking News:

Yogyakarta

Waspadai Siklon Tropis 94W, Sekda DIY Imbau Masyarakat Ikut Awasi Baliho dan Pohon Rawan Tumbang

BNPB meminta provinsi termasuk DI Yogyakarta untuk mewaspadai potensi bibit Siklon Tropis 94W sepanjang tanggal 13-19 April 2021.

Ist
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta kepada daerah di tingkat provinsi termasuk DI Yogyakarta untuk mewaspadai potensi bibit Siklon Tropis 94W sepanjang tanggal 13-19 April 2021. 

Bibit ini menyebabkan terjadinya peningkatan potensi hujan lebat hingga sangat lebat, angin kencang, serta gelombang tinggi.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji, mengaku telah menerima surat peringatan dari BNPB belum lama ini.  

Baca juga: DI Yogyakarta Masuki Musim Pancaroba, Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem di Bulan April 2021

"Kita sudah minta BPBD provinsi untuk berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/kota. Mudah-mudahan tidak terjadi tapi kalau benar terjadi (cuaca ekstrem) kita sudah diberitahukan," terang Aji saat ditemui di kantornya Rabu (14/4/2021). 

Di sisi lain pihaknya telah mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.

Misalnya dengan melakukan penanganan terhadap pohon, baliho rawan tumbang, serta bangunan-bangunan rapuh. 

"Persiapan tentu pertama kalau ada pohon-pohon rapuh dipotong. Kalau bangunan seandainya rawan roboh jangan ada yang huni," paparnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk turut aktif melakukan pengawasan terhadap keberadaan pohon dan baliho rawan tumbang di sekitar tempat tinggalnya.

Baca juga: Info Cuaca DIY Hari Ini Rabu 14 April 2021, Sebagian Wilayah Diguyur Hujan

Bila tak mampu untuk melakukan penanganan secara mandiri, masyarakat bisa melapor ke BPBD setempat. 

Aji melanjutkan, di musim bencana petugas BPBD akan terus bersiaga untuk melakukan penanganan bencana dan pemantauan terhadap masyarakat yang sekiranya membutuhkan bantuan kedaruratan. 

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu memantau perkembangan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait peringatan cuaca ekstrem.

"Seandainya sikoin betul-betul ada masyarakat perlu tahu dan ikut partisipasi," paparnya. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Yuwantoro Winduajie
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved