Breaking News:

Bisnis

Pekan Pertama Ramadan, Harga Ayam Potong di Sejumlah Pasar Tradisional Klaten Merangkak Naik

Harga ayam potong di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Klaten berada di angka Rp30 ribu hingga Rp32 ribu per kilogram.

www.heinzabc.co.id
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Harga ayam potong dan telur pada pekan pertama bulan Ramadan 1442 Hijriah di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Klaten merangkak naik.

Meski begitu, merangkak naiknya harga ayam tersebut diklaim masih berada dalam tahap normal.

Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan dan Pengendalian Usaha Perdagangan Bidang Perdagangan Disdagkop dan UKM Klaten, Dewi Wismaningsih, mengatakan pada awal Ramadan 1442 Hijriah ini ayam potong di pasar-pasar tradisional Klaten dipatok Rp36 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.

Baca juga: Jelang Bulan Ramadan Harga Telur Ayam Naik, Ketersediaan Bahan Pokok di Kota Yogyakarta Aman

"Kemarin kita sudah lakukan pemantauan ke pasar-pasar tradisional ya dan memang sejumlah komoditi seperti ayam potong dan telur mengalami kenaikan, ayam harganya berkisar Rp36 ribu hingga Rp40 ribu dan telur Rp20 ribu hingga Rp22 ribu per kilogram," ujarnya saat ditemui Tribunjogja.com di kantornya, Rabu (14/4/2021).

Ia melanjutkan, sebelum masuknya bulan Ramadan 1442 Hijriah, harga ayam potong di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bersinar berada di angka Rp30 ribu hingga Rp32 ribu per kilogram.

Kemudian, untuk harga cabai, lanjut Dewi justru mengalami penurunan dibanding sebelum puasa.

Sebab saat sebelum puasa harga cabai rawit merah sempat dibanderol hingga Rp120 ribu per kilogram.

"Cabai memang sudah turun di harga Rp50 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram. Namun jika dilihat dari harga normalnya, itu masih tinggi, normalnya kita berharap di harga Rp40 ribu hingga Rp45 ribu," ujarnya.

Baca juga: Seratusan Ayam di Klaten Mati Mendadak, Begini Penjelasan DPKPP

Menurutnya, secara keseluruhan stok bahan kebutuhan pokok di pasar-pasar yang ada di Klaten masih cukup dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat hingga lebaran Idulfitri 1442 Hijrian.

Diakui Dewi, pihak Disdagkop dan UKM Klaten melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di 12 pasar tradisional yang ada di Kabupaten Klaten.

Beberapa di antaranya yakni Pasar Taji, Gantiwarno, Manisrenggo, Juwiring dan pasar-pasar lainnya.

"Untuk harga dan stok kebutuhan pokok kita terus koordinasi dengan lurah-lurah pasar," jelasnya. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved