Breaking News:

Koalisi Indonesia Bebas Tar Dukung Pemerintah Ciptakan Regulasi HPTL Berbasis Sains

Koalisi Indonesia Bebas Tar mendukung pemanfaatan berbagai produk HPTL sebagai solusi alternatif untuk mengurangi risiko para konsumen rokok.

net
Rokok Elektrik 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Produk Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) seperti rokok elektrik yang diproduksi secara legal dan sesuai standar bisa memberikan dampak positif mengurangi potensi risiko para perokok.

Ketua Koalisi Indonesia Bebas Tar (Kabar), Ariyo Bimmo, mendukung pemanfaatan berbagai produk HPTL sebagai solusi alternatif untuk mengurangi risiko para konsumen rokok.

Oleh karena itu, Bimmo mendukung, kehadiran produk HPTL perlu mendapatkan pengawalan dalam bentuk regulasi khusus yang terpisah dari rokok.

“Regulasi tersebut bertujuan agar perokok dewasa yang ingin beralih ke produk HPTL dapat dengan mudah mengakses berbagai informasi yang akurat mengenai produk itu,” katanya, Rabu (14/4/2021).

Baca juga: Pemkab Kulon Progo Kembali Tegakkan Perda Kawasan Tanpa Rokok

Adanya regulasi yang berdasarkan kajian ilmiah diharapkan bisa menambah fakta, bukan lagi asumsi.

Keakuratan dari regulasi itu bisa memberikan konsumen pengetahuan dan pemahaman yang cukup saat mengonsumsi produk HPTL.

Bimmo menilai, pemerintah bisa mempelajari kebijakan pemerintah Inggris yang bisa menerapkan penggunaan produk HPTL untuk mengatasi masalah di negaranya.

“Hadirnya regulasi khusus untuk produk HPTL dapat membantu peralihan perokok dewasa ke produk tembakau yang lebih rendah risikonya dalam skala besar,” paparnya.

Ia optimis, jumlah perokok dewasa semakin berkurang jika regulasi disusun dan diterapkan dengan baik dan sistem kesehatan masyarakat juga bisa lebih baik.

Dilanjutkannya, dari hasil penelitian, Inggris bisa membuktikan bahwa pemanfaatan nikotin melalui berbagai produk HPTL dapat memberikan dampak positif untuk menekan bahaya dan epidemi rokok.

Baca juga: Harga Rokok Akan Naik, Ini Rincian Kenaikan Cukai Rokok yang Berlaku Mulai 1 Februari 2021

Kendati produk HPTL tidak sepenuhnya bebas risiko, namun risiko itu lebih rendah daripada rokok yang selama ini banyak beredar.

Sebab, produk HPTL telah melalui skrining untuk dipastikan layak hisap bagi konsumen dan nikotinnya terukur.

Hal penting lain untuk memaksimalkan potensi dari produk HPTL adalah memastikan bahwa produk itu merupakan alat bantu perokok dewasa untuk beralih dari rokok ke produk tembakau dengan risiko rendah.

Dengan demikian, proses pengenalan dan sosialisasi dari produk HPTL kepada masyarakat luas harus disertai dengan strategi dan distribusi yang tepat. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Ardhike Indah
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved