Breaking News:

Kabupaten Gunungkidul

Disperindag Gunungkidul Minta DPP Bantu Antisipasi Kelangkaan Bapok

Kelangkaan bapok terjadi lantaran pasokan komoditas tidak sesuai dengan permintaan yang meningkat.

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Suasana Pasar Argosari Wonosari, Gunungkidul saat kunjungan Bupati beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Momen Ramadan hingga Idulfitri berpotensi menyebabkan kelangkaan bahan pokok (bapok).

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul berkoordinasi dengan OPD terkait sebagai antisipasi.

Kepala Disperindag Gunungkidul Johan Eko Sudarto menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) untuk mengatasinya.

"Koordinasi kami lakukan agar nanti bisa mengetahui kapan potensi harga bapok mengalami kenaikan," kata Johan pada wartawan, Rabu (14/04/2021).

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran 2021, Dishub Gunungkidul Ikuti Skema Aglomerasi

Ia menjelaskan, kelangkaan bapok terjadi lantaran pasokan komoditas tidak sesuai dengan permintaan yang meningkat.

Momen seperti ini kerap terjadi saat hari besar keagamaan.

Adapun Johan berharap DPP Gunungkidul bisa melihat potensi tersebut beberapa bulan sebelumnya.

Sehingga bahan pangan bisa tetap tersedia saat dibutuhkan di momen-momen tersebut.

"Kalau bisa DPP mengimbau masyarakat untuk mulai menanam komoditas pangan tersebut demi menjaga pasokan dan harga," jelasnya.

Kendati begitu, Johan sendiri memastikan bahwa ketersediaan bapok masih aman selama Ramadan ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved