Breaking News:

Belum Ada Aturan, Tempat Hiburan Malam di Gunungkidul Masih Beroperasi Saat Ramadan

Ramadan telah berjalan selama 2 hari terakhir. Namun, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Gunungkidul hinggi kini belum menindak tempat hiburan

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Ramadan telah berjalan selama 2 hari terakhir. Namun, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Gunungkidul hinggi kini belum menindak tempat hiburan malam yang masih beroperasi.

Kepala Seksi (Kasi) Operasional Pengendalian, Satpol-PP Gunungkidul, Junjung Marhendro menjelaskan tindakan belum diambil lantaran belum ada aturan yang mengikat.

Baca juga: Muncul Desakan MLB PKB, Wakil Ketua DPW DIY: Kami Tak Ada Waktu Mikiran Wong Kagol

"Sejatinya belum ada aturan agar tempat hiburan malam di Gunungkidul menutup usahanya selama Ramadan ini," jelas Junjung pada wartawan, Rabu (14/04/2021).

Ia juga menambahkan jam operasional tempat hiburan malam juga tidak dibatasi lantaran belum adanya aturan tersebut. Namun sosialisasi tetap dilakukan Satpol-PP Gunungkidul terhadap pemilik usaha.

Antara lain meminta mereka untuk menghormati umat muslim yang sedang menjalani ibadah puasa di Ramadan ini. Junjung juga mengungkapkan sesekali akan melakukan operasi.

"Tapi sasarannya soal peredaran minuman keras, bukan jam operasional," katanya.

Kebijakan berbeda diambil oleh Kapolsek Purwosari AKP Ismanto. Ia sudah mengedarkan imbauan agar tempat hiburan malam ditutup sementara saat Ramadan, terutama yang berada di kawasan pantai.

Ia beralasan imbauan tersebut disampaikan demi meminimalisir tindakan yang melanggar hukum di wilayahnya. Khususnya berkaitan dengan momen bulan puasa.

"Kami berusaha menciptakan suasana yang kondusif selama Ramadan ini," ujar Ismanto.

Baca juga: Legislatif Desak Pemkot Yogyakarta Segera Gulirkan Bantuan Permakanan Warga yang Isoman

Ia memperkirakan terdapat belasan tempat hiburan malam di wilayah Kapanewon Purwosari. Sebagian besar berbentuk karaoke yang menjadi satu dengan losmen atau penginapan.

Ismanto mengatakan pihaknya akan rutin menggelar patroli dan operasi di titik-titik yang dianggap rawan pelanggaran. Koordinasi dengan Satpol-PP Gunungkidul pun juga akan dilakukan.

"Jika masih ada yang melanggar, kami bersama Satpol-PP akan mengambil tindakan," katanya. (alx)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved