Breaking News:

Pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen Masuk Penyusunan Nominatif Lahan Terdampak

Tim pelaksana telah menyusun daftar nominasi penerima ganti untung lahan terdampak tol khusus di ruas yang termasuk ke dalam wilayah DIY

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
IST
Ilustrasi Jalur Tol Bawen-Yogyakarta 

"Sambil pembebasan lahan, kami simultan memulai konstruksi. Nanti per sesi targetnya selesai dua tahun. Jadi untuk sesi I ya targetnya 2023 sudah selesai," ungkapnya.

Sementara untuk perkembangannya, saat ini pihaknya masih fokus dengan pengadaan lahan.

Saat ini proses pematokan masih berlangsung dan apabila sudah selesai akan berlanjut pada tahap pengukuran.

"Setelah itu kan tim appraisal melaporkan ke PUPR, dan berlanjut musyawarah ke maayarakat. Kalau sepakat ya ganti untung lahan bisa dilaksanakan," terang Mirza.

Ia menjelaskan, untuk pembangunan konstruksi awal diperkirakan akan dimulai dari wilayah DIY.

Alasannya, wilayah DIY sudah terlebih dahulu menyelesaikan Izin Penetapan Lokasi (IPL) jalan tol tersebut.

"Target pembangunan konstruksinya di Jogja dulu karena Penloknya sudah. Mungkin sesuai jadwal awal pembangunan akan dimulai Agustus tahun ini," paparnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker PJBH Yogyakarta-Bawen Kementerian PUPR, Heru Budi Prasetyo, menjelaskan proses pengukuran dan pematokan ruas Yogyakarta-Bawen kini sudah sampai di Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman.

Namun demikian, dirinya belum menjelaskan berapa bidang tanah yang telah selesai dilakukan pengukuran dan pematokan.

"Besok di Desa Tirtoadi akan diumumkan oleh tim Satgas A dan Satgas B," jelasnya.

Menurut Heru, yang menjadi persoalan dalam proses pembebasan lahan terdampak tol nanti adalah lahan tanah kas desa.

Diperkirakan ada sekitar delapan bidang lahan tanah kas desa di ruas tol Yogyakarta-Bawen tersebut.

"Karena nanti kan harus mendapat persetujuan gubernur untuk tanah kas desa. Ada beberapa lahan kas desa, saat ini terus kami inventarisir," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved