Breaking News:

Pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen Masuk Penyusunan Nominatif Lahan Terdampak

Tim pelaksana telah menyusun daftar nominasi penerima ganti untung lahan terdampak tol khusus di ruas yang termasuk ke dalam wilayah DIY

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
IST
Ilustrasi Jalur Tol Bawen-Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Proses pembangunan tol Yogyakarta-Bawen terus dikebut.

Saat ini tim pelaksana telah menyusun daftar nominasi penerima ganti untung lahan terdampak tol khusus di ruas yang termasuk ke dalam wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Sementara untuk ruas yang masuk wilayah Jawa Tengah, prosesnya saat ini sedang persiapan penetapan lokasi (Penlok).

Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB), Mirza Nurul Handayani, menjelaskan meski sedang berlangsung proses penyusunan daftar nominatif lahan terdampak tol Yogyakarta-Bawen, pihaknya masih belum merinci ada berapa bidang yang sudah dinyatakan siap untuk menerima ganti untung.

"Masih proses penerbitan daftar nominatif untuk provinsi DIY. Yang Jateng persiapan Penlok. Setelah daftar nominatif, masuk ke tahap penilaian appraisal, setelah itu akan keluar nilai ganti untungnya," katanya, kepada Tribun Jogja, Selasa (13/4/2021).

Ia menambahkan, untuk ruas tol Yogyakarta-Bawen ada sekitar 722 pemilik lahan.

Akan tetapi, untuk saat ini proses verifikasi sedang berlangsung, sehingga belum diketahui berapa bidang lahan yang siap dibebaskan, begitu juga dengan nilai ganti untung terendah hingga tertinggi belum diketahui.

"Mungkin sekitar minggu depan baru bisa terlihat datanya," jelas Mirza.

Ie menambahkan, dalam pembangunannya, PT Jasamarga Jogja-Bawen mentargetkan pembangunan jalan tol per sesi dapat diselesaikan dalam kurun waktu dua tahun.

Sehingga, Mirza mengatakan untuk sesi pertama yakni Yogyakarta-Banyurejo sepanjang 8,25 Kilometer bisa selesai di tahun 2023.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved