Breaking News:

Aprindo Minta Pemerintah Kaji Ulang Royalti Musik di Toko dan Ritel Modern

Aprindo pun menegaskan, beberapa minimarket dipastikan tidak lagi memutar musik di dalam toko karena akan menjadi tambahan beban biaya.

Istimewa
Logo Aprindo 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menanggapi pemberlakuan Peraturan PemerintahNomor 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik.

Dalam ragulasi tersebut, terdapat poin yang memuat kewajiban membayar royalti atas musik yang diputar di pertokoan.

Aprindo pun menegaskan, beberapa minimarket dipastikan tidak lagi akan memutar musik di dalam toko.

Alasannya, hal itu akan menjadi tambahan beban biaya operasional perusahaan.

Baca juga: Dunia Perhotelan Belum Pulih dari Pukulan Pandemi, PHRI DIY Nilai PP Royalti Musik Tidak Realistis

"Kami memanfaatkan instore audio untuk promosi produk saja," kata Ketua Umum Aprindo, Roy N Mandey, lewat rilis kepada Tribunjogja.com, Selasa (13/4/2021).

Menurutnya, selama kondisi pandemi Covid-19, semua ritel mengurangi biaya operasional agar harga jual produk tetap kompetitif dan terjangkau oleh masyarakat.

Ia menambahkan, jika biaya operasional setiap ritel naik, masyarakat bakal terbebani karena banderol produk otomatis mengikuti.

"Format minimarket saja di Indonesia mencapai 40.000-an," imbuh Roy.

Semestinya, ia melanjutkan, artis bisa memanfaatkan jaringan minimarket untuk promosi karya sehingga menjangkau masyarakat lebih luas.

Baca juga: Presiden Jokowi Teken PP Royalti Musik, Musisi DI Yogyakarta Beri Apresiasi

Roy berharap pemerintah lebih bijaksana dalam menentukan kategori usaha yang dikenai royalti musik.

Usaha seperti ritel modern, katanya, lebih fokus kepada pemenuhan kebutuhan masyarakat dengan menjual barang berharga terjangkau.

"Kami sedang mempertimbangkan opsi untuk berhenti memutar musik di jaringan sambil menunggu jalan tengah dan formula terbaik," ujarnya.

Ia menggadang, dengan kehadiran peraturan tersebut, ada jalan tengah supaya  semua pihak tidak merasa terbebani. (Tribunjogja)

Penulis: Tribun Jogja
Editor: Sigit Widya
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved