Breaking News:

Satpol PP Bantul Musnahkan 1.933 Botol Miras Sitaan

Ribuan botol miras tersebut berhasil diamankan dari beberapa titik di wilayah Bantul pada saat operasi pekat (penyakit masyrakat).

Warta kota
ilustrasi minuman beralkohol 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kabupaten Bantul melakukan pemusnahan botol minuman keras (miras).

Pemusnahan dilaksankan di halaman kantor Satpol PP Kabupaten Bantul, Senin (12/04/2021).

Kepala Satpol PP Kabupaten Bantul, Yulius Suharta, mengatakan ada sekitar 1.933 botol miras yang dimusnahkan.

Ribuan botol miras tersebut berhasil diamankan dari beberapa titik di wilayah Bantul pada saat operasi pekat (penyakit masyrakat).

"Untuk razia dan penyitaan ada di beberapa titik. Kami berhasil menyita 1.933 botol dan saat ini dimusnahkan. Miras yang kami sita dari berbagai merk,"katanya, Senin (12/04/2021).

Ia menyebut peredaran miras di Kabupaten Bantul melibatkan pemain lama.

Artinya penjual miras yang pernah terjaring razia, namun kembali berjualan miras.

Bahkan ada penjual yang pernah didenda sebesar Rp30 juta karena ketahuan mengulangi perbuatannya.

"Ada yang sudah pernah kena denda besar, Rp30 juta. Sudah berkali-kali melanggar tetapi masih mengulangi perbuatannya lagi. Memang peredaran miras di Bantul masih didominasi oleh pemain lama,"lanjutnya.

Sementara itu, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, meminta Satpol PP Kabupaten Bantul untuk terus melakukan operasi miras.

Tujuannya agar peredaran miras di Bantul ditekan.

Selain melanggar hukum, miras ilegal juga dinilai membahayakan bagi masyrakat.

"Maka secara berkala Pemkab Bantul melalui Satpol PP Bantul ajab terus melakukan razia-rasia. Karena minuman keras yang ilegal itu dari sisi hukum melanggar, dari sisi dampak sosial pekatnya (penyakit masyarakat) hyga membahaakan,"ujarnya. (*)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved