Breaking News:

Kabupaten Gunungkidul

Panen Padi Musim Pertama di Gunungkidul Surplus, Sebagian Besar Disimpan Petani

Hasil panen padi Gunungkidul di musim tanam pertama tahun ini tercatat melebihi target yang ditetapkan Dinas Pertanian dan Pangan (DPP).

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Petani memanen padi di Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Hasil panen padi Gunungkidul di musim tanam pertama tahun ini tercatat melebihi target yang ditetapkan Dinas Pertanian dan Pangan (DPP).

Namun hanya sebagian dari hasil tersebut untuk dijual.

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan, DPP Gunungkidul, Raharjo Yuwono mengungkapkan di musim tanam pertama ini hasil panennya mencapai 248.270 ton padi.

"Angka itu melebihi target kami yang mencapai 240 ribu ton," kata Raharjo pada wartawan, Minggu (11/04/2021).

Adapun hasil panen tersebut merupakan data yang tercatat hingga jelang akhir Maret lalu.

Baca juga: Hadapi Pancaroba, BMKG Beri Edukasi Iklim Pada Petani di Playen Gunungkidul

Hasil berasal dari dua jenis lahan, yaitu lahan basah seluas 7.325 hektare dan lahan kering (gogo) sekitar 40.594 hektare.

Menurut Raharjo, hasil surplus itu dipengaruhi oleh sejumlah faktor.

Antara lain kondisi cuaca yang sedang baik untuk lahan kering, penggunaan pupuk yang optimal, hingga padi yang ditanam merupakan jenis unggul.

"Hama penyakit dari musim tanam pertama ini juga terbilang rendah," ungkapnya.

Meski surplus, sebagian besar hasil panen justru disimpan sebagai cadangan oleh para petani.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved