Breaking News:

Yogyakarta

Penerima PKH yang Terima Ganti Untung Tol Yogyakarta-Solo Diminta Mengundurkan Diri

Saat ini, penerima PKH 2021 sebanyak 196.232 KPM, dengan jumlah KPM yang termasuk ke dalam PKH graduasi sampai saat ini sebanyak 825 KPM.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
KOMPAS/HERU SRI KUMORO
ILUSTRASI 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Sosial (Dinsos) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) baru akan melakukan pendataan bagi warga yang ikut Program Keluarga Harapan (PKH), namun mendapat uang ganti untung lahan terdampak tol Yogyakarta-Solo.

Bagi mereka yang saat ini terdaftar sebagai penerima manfaat PKH dan mendapat uang ganti untung pembayaran tol Yogyakarta-Solo, Dinsos DIY bergarap warga tersebut supaya mengundurkan diri dari penerima PKH agar quota itu bisa dialihkan ke warga yang kurang mampu lainnya.

Kepala Dinsos DIY Endang Patmintarsih mengatakan, bagi warga yang sebelumnya menerima PKH kemudian tidak dikategorikan sebagai penerima manfaat sering disebut PKH graduasi.

Data terkini, Dinsos DIY mencatat untuk penerima PKH 2021 sebanyak 196.232 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan jumlah KPM yang termasuk ke dalam PKH graduasi sampai saat ini sebanyak 825 KPM.

Baca juga: Dewan Minta Kuota PKH Graduasi DI Yogyakarta Minimal 10 Persen Dari Total Warga Miskin

"Jumlah 825 belum termasuk yang dari KPM atas pembayaran ganti untung tol. Kalau yang menerima ganti untung dan terdaftar di PKH belum terlihat, karena belum kami data," katanya, kepada Tribunjogja.com, Jumat (9/4/2021).

Ia menambahkan, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan pendamping PKH di lapangan untuk segera mensosialisasikan kepada masyarakat yang menerima dana ganti untung lahan terdampak tol.

"Ini masih koordinasi terus dengan pendamping di lapangan," jelasnya.

Sementara itu, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos DIY, Sigit Alifianto menambahkan, berdasarkan laporan dari pendamping PKH di lapangan, data penerima PKH yang mendapat ganti untung tol akam terlihat ketika proses pembayaran lahan yang terdampak sudah selesai.

Saat ini, lanjuta dia, informasi yang diterima belum semua warga yang tanahnua terdampak tol telah dibayar uang ganti untungnya.

"Sehingga kami belum bisa mendata. Kalau info teman-teman di lapangan masih pemberkasan. Jadi belum kelihatan siapa yang terdampak sekaligus menerima dana PKH," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved