Sinetron Ikatan Cinta
KABAR Seputar Sinetron Ikatan Cinta : Lebih Dikenal Sebagai Mama Rosa, Berikut Pengalaman Sari Nila
KABAR Seputar Sinetron Ikatan Cinta : Lebih Dikenal Sebagai Mama Rosa, Berikut Pengalaman Sari Nila
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Yudha Kristiawan
TRIBUNJOGJA.COM - Mama Rosa menjadi salah satu tokoh sentral di Sinetron Ikatan Cinta. Karakter Mama Rosa yang tegas dan selalu menjunjung kejujuran demi kebenaran, sukses membuatnya jadi idola.
Aktris Sari Nila didaulat menjadi pemeran Mama Rosa dalam sinetron Ikatan Cinta.
Sikap tegas dan lugas yang diperankan Sari Nila sebagai Mama Rosa dinilai sukses dan menjadi salah satu karakter yang mudah diingat para penggemar sinetron ini.
Di ceritakan dalam sinetron Ikatan Cinta, Sari Nila berperan sebagai Mama Rosa, mertua tokoh bernama Andin yang diperankan apik oleh Amanda Manopo.
Mama Rosa panggilan akrab tokoh Rosa juga menjadi ibu dari tokoh Aldebaran yang diperankan oleh Arya Saloka dan tokoh Roy yang diperankan oleh Fiki Alman.
Baca juga: LINK Live Streaming El Clasico Ke-182, Real Madrid Vs Barcelona Kick Off Minggu 02.00 WIB
Baca juga: Info Terkini Seputar Sinetron Ikatan Cinta Sabtu 10 April : Elsa Bakal Korbankan Nino ? Demi Apa ?
Baca juga: Doa Untuk Kedua Orang Tua
Biografi Singkat
Dirangkum dari berbagai sumber, jauh sebelum dikenal sebagai Mama Rosa di Sinetron Ikatan Cinta, Sari Nila dulunya juga seorang Master Ceremony (MC) yang sudah dikenal di dunia entertainment.
Sari Nila sendiri tercatat lahir pada 16 Desember 1973. Ia merupakan alumnus Fakultas Sastra, Universitas Indonesia.
Sebelum melejit di sinetron Ikatan Cinta, lebih dulu dikenal sebagai model era 90 an.
Setelah berhenti dari dunia model, pemilik nama lengkap Sari Nila Warsono ini sejak beberapa tahun lalu mendirikan perusahaan konsultan di bidang fashion dan lifestyle.
Perusahaan bertajuk Sinc Communication itu dia besarkan bersama Caroline Zachrie, rekan seprofesinya sesama model era 90-an.
Sari Nila juga sempat menggeluti bisnis di bidang kuliner. Sari Nila tak bekerja sendiri.
Bersama tiga orang rekannya, alumnus Fakultas Sastra Universitas Indonesia ini menjajal bisnis roti bagel sejak Februari 2011.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sari-nila.jpg)