Breaking News:

Bisnis

Geliat Okupansi Hotel dan Mall di Yogyakarta Mulai Meningkat pada Masa Pandemi COVID-19

Adanya edukasi protokol kesehatan (prokes) yang cukup gencar di DIY membuat hotel dan mall kembali bergeliat.

Pixabay.com / Ming Dai
ilustrasi hotel 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Mal dan hotel menjadi dua tempat yang terimbas langsung pandemi COVID-19 di Indonesia.

Sejumlah mal dan hotel di DI Yogyakarta sempat merasakan ketiadaan pengunjung hingga harus tutup sementara guna mensosialisasikan adaptasi kebisaan baru untuk para pegawai dan tenant.

Akan tetapi, adanya edukasi protokol kesehatan (prokes) yang cukup gencar di DIY membuat sektor usaha itu kembali bergeliat.

Di Sleman City Hall (SCH) misalnya, mal tersebut mulai menyelenggarakan kegiatan Ramadan yang cukup padat di Bulan April 2021.

Dengan begitu, pengunjung yang datang ke SCH akan lebih banyak tanpa mengabaikan prokes yang sudah ditetapkan.

Baca juga: Satu Tahun Pandemi COVID-19, Usaha Kuliner di DI Yogyakarta Mulai Menggeliat

“Agenda April ini pada dasarnya sama seperti bulan sebelumnya. Hanya saja, karena memasuki bulan Ramadan, kami jadi bikin sub event yang banyak,” papar Public Relations Officer SCH, Uray Dewi kepada Tribun Jogja, Sabtu (10/4/2021).

SCH akan menyelenggarakan gelaran bertajuk ‘April Festiveria (Festive and Euphoria)’.

Deretan agenda diselenggarakan mulai dari 24 Maret hingga 18 Juli 2021.

Beberapa kegiatan yang bakal digelar adalah SCH Islamic Fest atau Schifest.

Halaman
123
Penulis: Ardhike Indah
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved