Breaking News:

Seruan Presiden Jokowi di KTT D-8 : Kita Harus Nolak Nasionalisme Vaksin

Istilah nasionalisme vaksin merujuk pada situasi ketika suatu negara ingin mengamankan stok vaksin demi kepentingan warga negaranya sendiri

https://www.setneg.go.id/
Presiden Jokowi 

TRIBUNJOGJA.COM - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) mengatakan saat ini nasionalisme vaksin Covid-19 semakin meningkat.

Istilah nasionalisme vaksin merujuk pada situasi ketika suatu negara ingin mengamankan stok vaksin demi kepentingan warga negaranya sendiri.

Oleh sebab itu, Jokowi menyerukan penolakan terhadap nasionalisme vaksin.

Sebab saat pandemi melanda, vaksin merupakan barang publik.

"Saat ini kita saksikan meningkatnya nasionalisme vaksin. Ini harus kita tolak. Kita harus mendukung vaksin multilateral,” ujar Jokowi memberikan sambutan pada acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-10 negara-negara Developing Eight (D-8) secara virtual pada Kamis (8/4/2021).

"D-8 harus terus mendorong akses yang adil terhadap vaksin. Ketersediaan dan keterjangkauan vaksin merupakan kunci untuk keluar dari krisis," lanjutnya.

Baca juga: UPDATE Peta Sebaran Covid-19 hingga Jumat 9 April 2021 Pagi: Data Rinci Kasus Baru di 34 Provinsi

Baca juga: Vaksinasi COVID-19 di DI Yogyakarta Saat Bulan Ramadan Hanya Digelar Pagi Hari

Menurut Presiden, di saat pandemi, vaksin Covid-19 adalah barang publik global. Sehingga dunia perlu bersatu untuk memproduksi dan mendistribusikan vaksin untuk semua.

Artinya, kapasitas produksi harus digandakan dan tidak boleh ada pembatasan, baik produksi maupun distribusi vaksin.

“Di sinilah D-8 bisa berperan dalam menawarkan kapasitas produksi yang dimilikinya untuk meningkatkan produksi, mendorong akses yang sama terhadap vaksin, dan mendorong transfer teknologi,” ungkap Jokowi. 

Ia menyebut, sejumlah negara, termasuk Indonesia kini sedang mengembangkan produksi vaksin sendiri.

Halaman
123
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved