Breaking News:

Yogyakarta

DPD KSPSI DIY : Ada atau Tidak Ada COVID-19, THR Wajib Dibayar Penuh

Pemerintah mendesak agar pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) disalurkan secara penuh tanpa dicicil seperti tahun sebelumnya.

KOMPAS.com
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah pusat melalui Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Susiwijono Moegiarso mendesak agar pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) disalurkan secara penuh tanpa dicicil seperti tahun sebelumnya.

Arahan dari Sekretaris Menko Perekonomian itu pun mematik reaksi dari Sekjen DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Irsad Ade Irawan, Kamis (8/4/2021).

Secara penuh Irsad mendukung apa yang diungkapkan oleh Sekretaris Menko Perekonomian tersebut, karena menurut dia tidak ada alasan lagi bagi Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) untuk membuat Surat Keputusan (SK) yang mengatur pembayaran THR secara dicicil seperti tahun 2020 kemarin.

Alasan lainnya, Irsad menilai pembayaran THR 2020 belum sepenuhnya dibayarkan oleh semua perusahaan khususnya di DIY sampai saat ini.

Baca juga: Tak Boleh Dicicil dan Dipotong, Pemerintah Wajibkan Perusahaan Bayar Penuh THR Karyawan

"100 persen KSPSI DIY mendukung langkah itu. Karena yang kemarin dicicil saja belum sepenuhnya dibayar lunas. Dinas harus memastikan itu sudah lunas apa belum," katanya, kepada Tribunjogja.com.

Ia menambahkan, jika mengacu pada tahun lalu, pembayaran THR dilakukan secara dicicil dan hal itu seharunya tidak diperbolehkan meski pemerintah dan pengusaha beralasan adanya pandemi COVID-19.

Seiring adanya proses vaksinasi, serta beberapa stimulus dari pemerintah kepada perusahaan di berbagai sektor, Irsad menjelaskan pembayaran THR secara penuh sudah menjadi harga mati dan menjadi hak bagi semua pekerja untuk tahun ini.

"Oleh sebab itu, tidak ada alasan Menaker mengeluarkan SK tentang pembayaran THR secara dicicil untuk tahun ini. Justru, Menaker harusnya buat SE untuk memastikan bahwa THR harus 100 persen diberikan, dan langkah seperti apa jika pengusaha tidak membayarkan penuh di tahun ini," tegas Irsad.

Baca juga: Penjelasan Menaker Ida Fauziyah Soal Pembayaran THR 2021

Karena menurutnya, pembayaran THR secara penuh di tahun ini dapat menggerakan roda perekonomian di DIY, sebab masyarakat bisa membelanjakan uang THR-nya untuk kebutuhan lebaran.

"Ini untuk meningkatkan daya beli buruh dan semakin menggerakan roda ekonomi lain karena untuk menyambut lebaran," papar Irsad.

Halaman
12
Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved