Breaking News:

Sholat Tarawih Boleh di Masjid, Satgas COVID-19 di Gunungkidul Diharapkan Pantau Penerapan Prokes

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul Dewi Irawaty berharap adanya pengawasan dari Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 di

TRIBUNJOGJA/ Alexander Ermando
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pada Ramadan tahun ini, umat Islam diperkenankan kembali untuk beribadah di Masjid.

Sebelumnya mereka diimbau beribadah di rumah masing-masing lantaran situasi pandemi COVID-19.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul Dewi Irawaty berharap adanya pengawasan dari Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 di tiap kapanewon.

Baca juga: Kemenag Gunungkidul Terbitkan Surat Edaran Panduan Ibadah Ramadan dan Idulfitri 2021

"Kami harap tetap ada pemantauan dari Satgas ya untuk kedisiplinan protokol kesehatan (prokes)," kata Dewi pada wartawan, Rabu (07/04/2021).

Ia menjelaskan, prokes menjadi pencegahan COVID-19 paling dasar.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin mengenakan masker, menjaga kebersihan, hingga menjaga jarak sebagai antisipasi.

Menurut Dewi, secara umum kasus baru COVID-19 di Gunungkidul menunjukkan tren penurunan.

Namun ada saat-saat tertentu mengalami penambahan signifikan.

"Jadi meski ada penurunan, dinamikanya masih terjadi terus," jelasnya.

Merujuk pada laporan harian Dinkes, pada Selasa (06/04/2021) lalu tercatat ada 5 kasus baru positif COVID-19.

Halaman
12
Penulis: Alexander Aprita
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved