Breaking News:

Yogyakarta

RT/RW di DI Yogyakarta Diminta Ikut Lakukan Skrining Pemudik

Pemda DIY meminta pemerintah desa hingga level RT dan RW untuk turut serta mengawasi pemudik maupun pendatang yang memasuki wilayahnya.

Tribunjogja.com / Yuwantoro Winduajie
Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji 

"Kami tunggu karena memang harus ada. Tapi tentunya kami akan menindaklanjuti keputusan dari pusat tentang mudik," bebernya.

Terpisah, Ketua RW 1 Kotabaru, Gondokusuman, Yogyakarta, Darsam mengungkapkan, pemangku wilayah di tingkat kelurahan telah diberikan wewenang untuk menolak setiap pendatang atau pemudik tanpa surat keterangan rapid antigen. 

Darsam mengatakan, Lurah Kotabaru beserta staf dan jajarannya telah membangun komunikasi dengan ketua kampung, Kelurahan Tanggap Bencana, Forum Kampung Panca Tertib, Kasat Linmas, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas untuk mengantisipasi jika memang ada pendatang atau pemudik di wilayah Kotabaru.

Baca juga: Dinas Pariwisata DIY Optimis Pariwisata di Yogyakarta Tidak Terimbas Larangan Mudik Lebaran 2021

"Salah satu tindakan yang akan kami lakukan adalah mendatangi langsung ke tempat tinggal yang dituju para pendatang atau pemudik untuk mengklarifikasi surat keterangan rapid antigen yang bersangkutan," jelasnya. 

Jika tak mampu menunjukkan, pihaknya akan menyarankan pendatang untuk melukakan pemeriksaan di RS terdekat. 

Selain itu, koordinasi yang dibangun dengan beragam pihak tadi juga bertujuan untuk menggali informasi tentang kedatangan pemudik di wilayah ini.

"Selain itu kami juga aktif berpatroli baik siang hari maupun malam hari untuk edukasi protokol kesehatan kepada warga masyarakat dalam pemutusan rantai penularan virus korona di wilayah Kotabaru," ujarnya. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Yuwantoro Winduajie
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved