UNRIYO Wisuda 614 Lulusan secara Daring dan Luring
Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO) menggelar wisuda secara daring dan luring, bertempat di Sahid Jaya Hotel and Covention
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO) menggelar wisuda secara daring dan luring, bertempat di Sahid Jaya Hotel and Covention, Babarsari, Caturtunggal, Depok, Sleman, Selasa (06/04/2021).
Wisuda ke-22 tesebut, diikuti oleh 614 lulusan sarjana dan diploma dari 13 program studi (prodi). Pelaksanaannya, dengan mengikuti aturan protokol kesehatan.
Di antaranya, memakai masker dan menjaga jarak. Di samping itu, sebelum prosesi wisuda, baik senat akademik, mahasiswa, hingga panitia terlebih dahulu menjalani tes GeNose untuk screning covid-19.
Ketua Yayasan Pendidikan Respati, Tony Sugiarso berharap, perkuliahan yang dilakukan selama pandemi, tidak berpengaruh terhadap kualitas keilmuan para wisudawan.
Para lulusan diharapkan tetap memiliki kompetensi pada bidangnya masing-masing. Kemudian, dapat menerapkan ilmunya bagi masyarakat.
Menurut dia, di era saat ini, semua lulusan dituntut selalu bisa beradaptasi terhadap kondisi.
Caranya dengan menambah keterampilan dari apa yang telah dimiliki. Adapun keterampilan yang paling dibutuhkan adalah kreatifitas, adaptasi, penguasaan teknologi, maupun penguasaan marketing digital.
"Selain itu, para wisudawan juga diharapkan memiliki keterampilan hard-skill maupun soft-skill," kata dia, melalui keterangan tertulis yang diterima Tribun Jogja.
Prosesi wisuda dilaksanakan secara luring dan daring. Untuk luring, hanya diwakili oleh 13 wisudawan dari tiap program studi.
Lainnnya mengikuti secara daring. Total ada 614 mahasiswa yang diwisuda, 139 di antaranya menyandang predikat cumlaude.
Baca juga: Sebanyak 148 Siswa Kelas III SMPN 5 Wates Kulon Progo Jalani ASPD Hari Kedua
Mahasiswi asal Sulawesi Tengah, Gusti Ayu Saraswati dari prodi Keperawatan Program Sarjana, meraih IPK tertinggi, yaitu 4.
Dalam sambutan, Rektor UNRIYO, Prof. Santoso berpesan, menjadi wisudawan bukan berarti akhir dari perjalan hidup ini.
Kedepan, kata dia, masih banyak tantangan berat yang harus dihadapi. Karenanya, para lulusan diminta terus meningkatkan kualitas diri agar mampu mengikuti perubahan zaman.
Hingga saat ini, kata dia, UNRIYO telah meluluskan sebanyak 10.310 wisudawan. Mareka, tersebar di seluruh Indonesia, bahkan beberapa di antaranya dari luar negeri.
Ia berharap setelah lulus, alumni dapat kembali ke daerah asal dan membangun wilayahnya, serta menjadi agen pembaharu.
"Bangsa ini memerlukan generasi penerus yang beriman, berilmu, serta budi pekerti yang luhur," pesan dia. (Tribunjogja/Ahmad Syarifudin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/unriyo-wisuda-614-lulusan-secara-daring-dan-luring.jpg)