Breaking News:

Liga Champions

MANCHESTER CITY vs Borussia Dortmund: Guardiola Punya Cara Membungkam Haaland

Pep Guardiola membeberkan cara terbaik Manchester City menghentikan Erling Haaland, jelang leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu pukul 02.00

Martin Meissner / POOL / AFP
Erling Braut Haaland 

“Jadi cara terbaik adalah menghindari mereka berada di sana sebanyak mungkin."

Dengan City unggul 14 poin di puncak Liga Premier, tim asuhan Guardiola memiliki peluang nyata untuk merebut Quadruple atau empat gelar dalam semusim, tetapi Liga Champions tetap menjadi trofi terberat untuk dimenangkan.

Penyerang Prancis Lyon Moussa Dembele merayakan bersama rekan satu timnya setelah mencetak gol pertamanya, gol kedua Lyon, selama pertandingan sepak bola perempat final Liga Champions UEFA antara Manchester City dan Lyon di stadion Jose Alvalade di Lisbon pada 15 Agustus 2020.
Penyerang Prancis Lyon Moussa Dembele merayakan bersama rekan satu timnya setelah mencetak gol pertamanya, gol kedua Lyon, selama pertandingan sepak bola perempat final Liga Champions UEFA antara Manchester City dan Lyon di stadion Jose Alvalade di Lisbon pada 15 Agustus 2020. (FRANCK FIFE / AFP / POOL)

Guardiola memenangkan kompetisi dua kali dengan Barcelona tetapi sejauh ini gagal melampaui babak perempat final dengan City dalam empat upaya bersama the Cityzens.

Kekalahan musim lalu datang ke tangan Lyon, yang finis di urutan ketujuh di Ligue 1, dan pelatih asal Catalan itu mengakui bahwa itu menyakitkan untuk waktu yang lama.

Baca juga: Daftar Perwira Tinggi dan Menengah Polri yang Dimutasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Baca juga: UPDATE Bursa Transfer Inter Milan: Paredes, Mandi, Maksimovic, Koopmeiners, Musso & Muriel

"Itu tetap ada di kepala saya selama berminggu-minggu, itu menyakitkan, saya tidak bisa menyangkalnya," tambah Guardiola.

"Itu adalah pertandingan terakhir musim ini dan kami ingin melewatinya.

"Kami memberi selamat kepada Lyon, menerima bahwa kami tidak melakukannya dengan cukup baik atau kami tidak pantas untuk lolos.

“Itu menyakitkan tetapi pada akhirnya apa yang bisa kami lakukan? Setelah beberapa hari, bangun lagi dan bersiap untuk musim depan.

“Kami di sini lagi untuk mencoba lagi, tetapi kekalahan itu menyakitkan."

Penulis: Joko Widiyarso
Editor: Joko Widiyarso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved