Breaking News:

Bank Indonesia DIY Pastikan Uang yang Diedarkan Terbebas dari Covid-19

Bank Indonesia DIY memastikan bahwa uang kartal yang diedarkan oleh Bank Indonesia bebas dari virus corona.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Hari Susmayanti
bank Indonesia
Gambaran Uang baru Rp75 Ribu 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bank Indonesia DIY memastikan bahwa uang kartal yang diedarkan oleh Bank Indonesia bebas dari virus corona.

“Yakin saja, uang yang beredar dari Bank Indonesia itu sudah steril. Kami sudah karantina dan disinfektan sebelum beredar ke masyarakat,” ungkap Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Miyono, Selasa (6/4/2021).

Meski begitu, ia mengatakan pihaknya tidak bisa memastikan kesterilan uang yang sudah beredar dari tangan satu ke tangan lain.

Maka, selain mencuci tangan setelah memegang uang agar tak terkena virus corona, Miyono juga menganjurkan menggunakan QR Code Indonesian Standard (QRIS) saat ingin bertransaksi.

Dengan QRIS, pembeli bisa membayar transaksi tanpa mengeluarkan uang tunai dan hanya mengarahkan gawai pintar ke barcode yang sudah terpasang.

Baca juga: Akselerasi Transaksi Digital, Bank Indonesia DIY Genjot Edukasi Pembayaran Non Tunai dengan QRIS

Baca juga: Sosialisasikan QRIS, BPD DIY Gelar Quatin Aja Ride

“Adanya QRIS ini datang di masa pandemi. Maka, menggunakan QRIS ini bisa lebih aman dan efisien. Hanya memang, plafon tertinggi masih Rp 2 Juta,” ujarnya.

Seiring berjalannya waktu, ia mengatakan, BI akan menaikkan plafon pembayaran lebih dari Rp 2 Juta. Sehingga, bagi pembeli yang hendak berbelanja di atas plafon, tidak perlu ragu.

“Kami sudah memasang banyak QRIS di DIY, termasuk di Pasar Beringharjo dan Pasar Prawirotaman. Di Prawirotaman, ada 5-6 lantai sudah ditempel QRIS,” tandasnya.

Ia meminta masyarakat untuk mencoba menggunakan inovasi terbaru tersebut agar semakin terbiasa dengan transaksi digital. (Tribunjogja/Ardhike Indah)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved