Breaking News:

Yogyakarta

Kejati DIY Belum Temukan Tersangka Baru Kasus Bank Jogja

Saat ini proses pengusutan kredit fiktif yang merugikan hingga Rp27 miliar itu pun terus dilakukan.

dok.istimewa
ilustrasi penipuan CPNS 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Muncul pembentukan panitia khusus (Pansus) oleh kalangan parlemen di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Yogyakarta untuk mengawal penegak hukum dalam pengusutan kasus kredit fiktif bank daerah ber pelat merah.

Menanggapi hal ini, Pelaksana Harian Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejati DIY Mohammad Fatin menjelaskan, semua institusi berhak memberikan pengawasan dalam upaya pengusutan kasus kredit fiktif tersebut.

Namun, dalam perkembangan kasus yang menjerat dua petinggi di PT Indonusa Telemedia (Transvision) yakni Kepala Cabang Transvision Yogyakarta berinisial KVA dan bendaharanya yakni FE itu hingga saat ini Kejati belum mampu menguak ke mana saja aliran dana kredit fiktif tersebut.

Penambahan tersangka baru pun juga masih belum dijumpai oleh penyidik dari Kejati DIY.

Baca juga: Anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Yogya Usulkan Pembentukan Pansus Dugaan Kredit Fiktif Bank Jogja

"Belum ada tersangka baru. Kami masih mendalami beberapa berkas yang sudah disita," jelasnya, Senin (5/4/2021).

Ditanya apakah pihak Kejati juga memeriksa petugas Bank Jogja selaku pemberi kredit terhadap debitur yang diketahui memiliki data palsu tersebut, dirinya enggan mengungkapkan.

"Yang diperiksa sudah ada berapa saya lupa. Nanti kalau ada perkembangan kami kabari," paparnya.

Saat ini proses pengusutan kredit fiktif yang merugikan hingga Rp27 miliar itu pun terus dilakukan.

Desakan dari berbagai kalangan untuk mengungkap kasus tersebut hingga tuntas pun terus dilakukan.( Tribunjogja.com )

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved