Breaking News:

Per 1 April 2021 KRL Yogyakarta-Solo Ubah Jam Operasional Perjalanan

KAI Commuter sebagai operator KRL Yogya - Solo melakukan penyesuaian layanan operasional perjalanan KRL pada 1-30 April 2021

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita Ginting
Penampakan KRL Jogja-Solo di stasiun Yogyakarta 

Pengembangan Stasiun Tugu mengusung konsep ekosistem transportasi.

Sehingga stasiun akan terintegrasi dengan moda transportasi jenis lainnya.

Seperti bus dan Kereta Rel Listrik (KRL) commuter line berbasis Autonomous Rail Rapid Transit (ART) atau dikenal dengan kereta tanpa rel.

Namun, khusus ART hingga saat ini PT KAI masih melakukan kajian terkait realisasi moda transportasi tersebut di DIY.

"Sehingga para penumpang KA jarak jauh bisa langsung mendapatkan moda transportasi lain begitu sampai di Stasiun Tugu. Ada kesinambungan dalam membangun sistem transportasi ini," jelasnya.

Selain itu, Stasiun Tugu juga bakal terintegrasi dengan kereta bandara untuk menunjang akses transportasi ke Yogyakarta International Airport (YIA).

"Jadi KA bandara diharapkan beroperasi bulan juni 2021. Sekarang kan ada jalur dari Kedundang ke airport (YIA) sedang difinalisasi," paparnya.

Didiek melanjutkan, dalam pengembangannya, arsitektur Stasiun Tugu bakal tetap memperhatikan kearifan lokal dan budaya masyarakat setempat.

Hal itu dilakukan mengingat Stasiun Tugu juga berada di dalam sumbu filosofis.

"Itu jadi suatu keharusan sehingga stasiun tetap ada di bumi Yogyakarta bermanfaat sebesar besarnya bagi masyarakat Yogya," jelasnya.

"Karena di Yogya ada sumbu filosofis ya, itu kita perhatikan. Jadi semua yang menyangkut kebudayaan tata kehidupan," tambahnya.

Disinggung besaran anggaran yang dibutuhkan, Didiek belum bisa memberikan informasi. Pasalnya, PT KAI belum melakukan penghitungan. ( Tribunjogja.com |Ndg | Tro )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved