Breaking News:

Kabupaten Gunungkidul

Paska Bom Makassar, Gereja di Gunungkidul Lebih Waspada

Pengelola gereja sudah memasang kamera pengintai (CCTV) di berbagai titik, di dalam bangunan serta sekitar gereja.

TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Suasana di Gereja Katolik Santo Petrus Kanisius Wonosari, Gunungkidul. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Rangkaian Perayaan Paskah bagi umat Nasrani akan dimulai pada Kamis (01/04/2021) ini.

Pengelola gereja pun melakukan berbagai persiapan, terutama soal keamanan selama ibadah.

Seksi Keamanan Panitia Perayaan Paskah Gereja Katolik Santo Petrus Kanisius Wonosari, Yustinus Wuriyanto mengatakan kewaspadaan kali ini lebih ditingkatkan.

"Setelah kejadian di Makassar (Sulawesi Selatan), tentu kami jadi lebih waspada," kata Wuriyanto ditemui hari ini.

Demi menjamin keamanan tersebut, panitia sudah membuat jalur masuk dan keluar tersendiri.

Baca juga: Jelang Perayaan Paskah, Sat Sabhara Polres Gunungkidul Sisir 5 Gereja

Akses hanya dibuat satu pintu untuk memudahkan pengawasan terhadap umat yang hadir.

Wuriyanto juga mengatakan pengelola gereja sudah memasang kamera pengintai (CCTV) di berbagai titik.

Adapun kamera dipasang di dalam bangunan serta sekitar gereja.

"Ada sekitar 5 unit CCTV yang sudah terpasang di sekitar gereja," kata pria yang juga berprofesi sebagai aparat kepolisian ini.

Berkaitan dengan umat, jumlahnya dibatasi hingga maksimal 500 orang dalam satu misa.

Halaman
12
Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved