Liga Inggris
Chelsea vs West Bromwich Albion Pembuka Jadwal Liga Inggris Pekan 30
Chelsea vs West Bromwich Albion akan jadi pertandingan Liga Inggris Sabtu 3 April 2021.
Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: Iwan Al Khasni
Chelsea vs West Bromwich Albion Pembuka adwal Liga Inggris Pekan ke-30
TRIBUNJOGJA.COM - Jadwal Liga Inggris pekan ke 30 menyuguhkan beberapa pertandingan menarik klub ternama papan atas Premier League .
Chelsea vs West Bromwich Albion akan jadi pertandinganLiga Inggris Sabtu 3 April 2021.
Selain itu ada juga pertandingan antara Arsenal vs Liverpool dan Leicester City vs Manchester City .
Bicara soal Klasemen, Manchester City masih kokoh berada di puncak Klasemen Liga Inggris .
Manchester United berada di posisi dua, disusul Leicester City kemudian Chelsea di peringkat 4.
Berikut Jadwal Liga Inggris Pekan ke 30
Sabtu 3 April 2021
1. Chelsea vs West Bromwich Albion pukul 18.30
2. Leeds United vs Sheffield United pukul 21.00
3. Leicester City vs Manchester City pukul 23.30
Minggu 4 April
4. Arsenal vs Liverpool pukul 02.00
5. Southampton vs Burnley pukul 18.00
6. Newcastle United vs Tottenham pukul 20.05
7. Aston Villa vs Fulham
Senin 5 April
8. Manchester United vs Brighton pukul 01.30
Selasa 6 April
9. Everton vs Crytal Palace pukul 00.00 WIB
Chelsea vs West Bromwich Albion
Penyegaran posisi Kai Havertz bisa menjadi kunci bagi Chelsea membuka kunci pertahanan West Bromwich Albion di Stamford Bridge pada hari Sabtu.
Ya kedua tim akan bertemu pada laga lanjutan Liga Inggris pekan ke 30, Sabtu (3/4/2021).
Berikut analisis pengamat Premier League Adrian Clarke jelang pertandungan Chelsea vs West Bromwich Albion
Havertz tampil mengesankan ketika ditempatkan sebagai penyerang tengah melawan Everton dan Leeds United sebelum jeda internasional.
Pemain berusia 21 tahun itu menunjukkan gerakan cerdasnya dan memiliki andil dalam kedua gol dalam kemenangan 2-0 atas Everton.
Dia juga penyerang Chelsea paling berbahaya dalam hasil imbang tanpa gol di Elland Road.
Jadi akan mengejutkan jika tidak melihat Havertz memimpin lini depan melawan West Brom.
Formasi 3-4-2-1 Thomas Tuchel bekerja dengan baik dengan Havertz sebagai penyerang tengah utama.
Pemain internasional Jerman mampu masuk ke ruang ruang di antara garis dan juga nyaman lebar.
Dengan Posisi itu memungkinkan dia akan berotasi posisi dengan penyerang sayap Chelsea seperti Christian Pulisic atau Timo Werner.
Jika gerakan semacam ini dilakukan dengan cepat, maka akan menimbulkan kebingungan dan kesalahan dari para pemain bertahan lawan.
Chelsea dapat menggunakan strategi ini untuk mencoba dan membuka kunci tim West Brom yang perlu kompak dalam bentuk 4-5-1 mereka.
Sementara Havertz lebih dari "sembilan palsu" daripada target man tradisional, dia juga sangat baik menyerang dari sisi bahu bek tengah terakhir.
Peran itu terlihat ketika dia berlari untuk memenangkan penalti di kandang melawan Everton.
Dengan Callum Hudson-Odoi masuk dan ditandai oleh bek tengah Michael Keane, Havertz menggunakan kecepatannya untuk mengisolasi Ben Godfrey dari umpan terobosan Mateo Kovacic yang luar biasa.
Dari hasil 1v1, dia dijegal oleh kiper Jordan Pickford.
Havertz juga pandai dalam caranya berlari bergerak menyerang berlarinya lawan Leeds.
Dengan melakukan teratur, dia memberikan oposisi rasa aman palsu sebelum tiba-tiba menggunakann kecepatan yang cerdik.
Sebagai nomor sembilan yang berkeliaran, Havertz bisa membuat lari terlambat ke kotak penalti untuk mengubah peluang.
Kunci suksesnya dalam peran ini adalah agar para pemain sayap Chelsea mengirimkan bola-bola awal ke depan gawang.
Ketika ini terjadi, gerakan intuitifnya, kekuatan di udara dan kemampuan beradaptasi dengan kedua kakinya harus memastikan dia mulai menambah satu persatu gol di Liga Inggrinya.
( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/chelsea-vs-west-bromwich-albion-pembuka-adwal-liga-inggris-pekan-ke-30.jpg)