Breaking News:

Kabupaten Bantul

2 Gereja di Bantul Steril dari Bom dan Bahan Peledak

Gereja HKTY Ganjuran dinyatakan steril, karena tidak ditemukan benda atau barang yang mengandung bahan peledak atau bom. 

TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma
Satbrimob Polda DIY melakukan sterilisasi di Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran, Kamis (01/04/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Satuan Brimob Polda DIY melakukan sterilisasi gereja di Kabupaten Bantul.

Satu di antara gereja yang menjadi sasaran sterilisasi adalah Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Ganjuran. 

Wadanden Gegana Satbrimob Polda DIY, AKP Suripto mengatakan ada delapan personil yang diturunkan untuk sterilisasi gereja.

Sedangkan alat yang digunakan untuk sterilisasi adalah alat deteksi.

Baca juga: Jelang Paskah, Brimob Polda DI Yogyakarta Disinfeksi Sejumlah Gereja di Bantul

"Kami ada tiga tim, yang terbagi Sleman, Kota Yogyakarta, dan Bantul plus Kulon Progo. Satu unit (tim) ada 8 personil. Saat ini yang digunakan masih peralatan deteksi, meskipun kami juga membawa alat yang lain. Tetapi yang digunakan alat deteksi dulu, karena masih proses mencari,"katanya usai sterilisasi di Gereja KHTY Ganjuran, Kamis (01/04/2021).

Seluruh titik di gereja menjadi sasaran sterilisasi, mulai dari kursi umat, altar, hingga ruang doa.

Tak terkecuali Candi Hati Kudus Tuhan Yesus juga menjadi sasaran sterilisasi

Tujuannya adalah memastikan lingkungan gereja aman sehingga umat Kristiani bisa beribadah dengan aman dan lancar. 

"Semuanya, kami ingin memastikan obyek-obyek yang ada di gereja steril dari benda atau barang yang mengandung bahan peledak atau bom. Sehingga umat Kristiani bisa merayakan Paskah dengan aman dan nyaman,"ujarnya. 

Ada empat gereja di Kabupaten Bantul yang menjadi sasaran sterilisasi.

Baca juga: Tim Brimob Polda DI Yogyakarta Sisir Gereja Katolik Santo Antonius Padua Kotabaru

Empat gereja tersebut menjadi prioritas karena mengadakan ibadah secara luring dan memiliki umat yang banyak.

Sterilisasi berlangsung sekitar 30 menit dan berjalan lancar.

Gereja HKTY Ganjuran dinyatakan steril, karena tidak ditemukan benda atau barang yang mengandung bahan peledak atau bom. 

"Ada empat gereja prioritas di Bantul. Tadi kami sudah ke Pringolayan, Banguntapan, kemudian Ganjuran, Bambanglipuro. Dan gereja lainnya nanti kami koordinasi dengan Polres Bantul. Kami tidak menemukan benda yang berkaitan dengan unsur bom dan bahan peledak. Sehingga gereja kami nyatakan steril," tutupnya. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved