Berita Kesehatan

Gejala Paling Umum Saat Tubuh Mendeteksi Adanya Kenaikan Gula Darah

Bagi penderita diabetes tipe 1, gula darah tinggi yang tidak diobati dapat menyebabkan kondisi yang mengancam jiwa yang disebut ketoasidosis diabetik

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
dok.istimewa
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Penderita diabetes dianggap memiliki gula darah tinggi, atau hiperglikemia, jika kadar glukosa darah lebih tinggi dari:

  • 124 miligram per desiliter jika Anda belum makan
  • 180 miligram per desiliter satu hingga dua jam setelah makan

Meskipun ada kondisi lain yang dapat menyebabkan hiperglikemia, kondisi ini paling sering dikaitkan dengan diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Itulah mengapa penting bagi penderita diabetes untuk memeriksa gula darah mereka menggunakan pengukur glukosa darah - dengan tujuan menjaga agar kadar gula darah tidak terlalu rendah atau terlalu tinggi.

Selain itu, ada tanda dan gejala gula darah tinggi lainnya yang mungkin Anda perhatikan.

Gejala gula darah tinggi

Gejala hiperglikemia yang paling umum adalah:

  • Meningkatnya rasa haus dan / atau kelaparan
  • Penglihatan kabur
  • Sering buang air kecil (kencing)
  • Sakit kepala
  • Kelelahan

"Jika seseorang menderita hiperglikemia, itu berarti mereka akan sangat haus, lelah, mereka mungkin lebih sering buang air kecil dan pada dasarnya tidak enak badan," kata Sam Zager, MD seorang dokter pengobatan keluarga di Maine sebagaimana dilansir Insider.

Gejala Lainnya :

Bagi penderita diabetes tipe 1, gula darah tinggi yang tidak diobati dapat menyebabkan kondisi yang mengancam jiwa yang disebut ketoasidosis diabetik, atau DKA.

Ketika tidak ada insulin dan glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel, tubuh Anda mulai memecah lemak menjadi bahan bakar yang disebut keton.

Jika keton menumpuk dalam darah Anda, itu menjadi asam yang berbahaya. DKA dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang sangat serius - seperti penumpukan cairan di otak, gagal ginjal, dan serangan jantung.

Jika gula darah Anda di atas 240 mg / dL , Anda harus memeriksa urin Anda untuk keton, tanda Anda mungkin berisiko terkena DKA.

Anda dapat melakukan ini dengan tes di rumah, tetapi Anda juga harus menghubungi dokter Anda. Jika ada keton dalam urin Anda, Anda harus pergi ke ruang gawat darurat.

Gejalanya meliputi :

  • Peningkatan laju pernapasan, atau kesulitan bernapas
  • Nafas yang berbau buah
  • Mual dan muntah
  • Mulut yang sangat kering
Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved