KGPH Hadiwinoto Meninggal Dunia
Fakta Meninggalnya KGPH Hadiwinoto Adik Sri Sultan Hamengku Buwono X
Adik kandung Sri Sultan Hamengku Buwono X, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Hadiwinoto atau akrab disapa Gusti Hadi telah tutup usia
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Adik kandung Sri Sultan Hamengku Buwono X, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Hadiwinoto atau akrab disapa Gusti Hadi telah tutup usia di umur 73 tahun, Rabu (31/3/2021).
Gusti Hadi meninggal dunia akibat serangan jantung pada Rabu (31/3/2021) pagi sekitar pukul 08.13 WIB.
Pangeran yang menjabat sebagai Lurah Pangeran sekaligus Penghageng KHP Parasraya Budaya ini meninggal setelah sempat dirawat di RSUP Sardjito Yogyakarta.
Berikut fakta-fakta berpulangnya KGPH Hadiwinoto :
1. Sakit Jantung
Sebelum meninggal dunia, KGPH Hadiwinoto sempat dirawat di RSUP Sardjito Yogyakarta akibat serangan jantung.
Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Sardjito Yogyakarta Banu Hermawan yang hubungi Tribunjogja.com membenarkan kabar meninggalnya Gusti Hadi.
Menurut Banu, Gusti Hadi meninggal pukul 08.13 WIB karena serangan jantung.
2. Sempat Rapat
Suasana duka menyelimuti Keraton Yogyakarta.
Adik kandung Sri Sultan Hamengku Buwono X, Bendara Raden Mas Ibnu Prastawa atau Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Hadiwinoto telah berpulang di usia 73 tahun.
Hal itu dikonfirmasi oleh Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji.
Dirinya menerima kabar duka pada Rabu pagi.
Almarhum meninggal saat menjalani perawatan di RSUP dr Sardjito.
"Rencana pemakaman belum tahu, karena (jenazah) masih di RS," terang Aji, Rabu (31/3/2021).
Aji tidak mengetahui bahwa Gusti Hadi sempat menajalani perawatan di RS.
Sebab, tiga hari lalu dirinya sempat menggelar rapat bersama dengan almarhum.
"Saya tidak mendapatkan informasi kalau gerah di RS karena tiga hari yang lalu saya rapat dengan beliau tentang pertanahan," ujarnya.
"Beliau tidak kelihatan gerah. Masih banyak informasi yang disampaikan beliau. Kalau tentang tanah kesultanan kan paling menguasai," jelasnya.
Baca juga: KGPH Hadiwinoto Tutup Usia, Gamelan Keraton Tak Dimainkan Selama Tiga Hari
Baca juga: Biodata KGPH Hadiwinoto, Adik Sri Sultan Hamengku Buwono X yang Meninggal di RS Sardjito Pagi Tadi
3. Jabat Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan Parastra Budaya dan Penghageng Tepas Panitikismo
Sebelum meninggal, Gusti Hadi memegang jabatan penting di Keraton Yogyakarta.
Dia menjabat sebagai Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan Parastra Budaya dan Penghageng Tepas Panitikismo.
Jabatan ini mengurusi tanah milik keraton.
Aji mengenang sosok almarhum sebagai pribadi yang ramah dan rendah hati.
Selain itu, almarhum juga memiliki pengetahuan yang mumpuni tentang tanah kasultanan.
"Sehingga jadi kamus bagi kami tentang informasi-informasi pertanahan khususnya tanah kasultanan sehingga tentu kami sangat kehilangam beliau. Untuk mencari sosok yang memiliki penguasaan seperti beliau itu tidak mudah," ujarnya.
4. Gamelan Keraton Tidak Dibunyian Tiga Hari
Dalam suasana berduka atas wafatnya Lurah Pangeran sekaligus Penghageng KHP Parasraya Budaya, gamelan keraton tidak diperkenankan untuk dibunyikan selama tiga ke depan.
Saat ini jenazah telah disemayamkan di rumah duka yang berada di Jalan Kenari, Gang Tanjung VII UH 2/322 (Utara Masjid P. Diponegoro, Kompleks Balaikota Yogyakarta), pada pukul 11.30 WIB.
Pantauan Tribun Jogja di lokasi, deretan karangan bunga tampak tertata rapi membanjiri sebagian ruas jalan di sekitar rumah duka.
Berbagai ucapan duka cita datang dari beragam kalangan. Misalnya dari Pemda DIY, sejumlah pejabat, hingga pusat perbelanjaan di Yogyakarta.
Sejumlah kerabat dan keluarga turut mensalati jenazah Gusti Hadi. Tampak pula GKR Mangkubumi dan GKR Candrakirana yang datang ke rumah duka.
4. Dimakamkan di Pasareyan Hastorenggo, Kotagede
Setelah disemayamkan di rumah duka, jenazah Gusti Hadi rencananya akan dimakamkan di Pemakaman Keluarga Pasareyan Hastorenggo, Kotagede.
Pemakaman akan dilaksanakan pada Kamis (1/4/2021) besok pada pukul 10.00 WIB.
5. Adik Kandung Raja Keraton Yogyakarta
KGPH Hadiwinoto merupakan adik kandung Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Salah satu pangeran di Keraton Yogyakarta ini meninggal di usia 72 tahun akibat serangan jantung.
Dikutip Tribunjogja.com dari wikipedia, KGPH Hadiwinoto lahir di Yogyakarta pada 9 Agustus 1948 atau saat ini berusia 72 tahun.
Gusti Hadi merupakan anak dari Sri Sultan Hamengku Buwono IX dengan Kanjeng Raden Ayu KRAy Widyaningrum.
KRAy Widyaningrum memiliki empat putra/putri yakni KGPH Mangkubumi atau Sri Sultan Hamengku Buwono X yang saat ini menjadi Raja Keraton Yogyakarta.
Kemudian GBPH Joyokusumo, KGPH Hadiwinoto, dan GBRAy. Riyakusuma
Lahir dengan nama Bendara Raden Mas Ibnu Prastawa, KGPH Hadiwinoto merupakan Lurah Pangeran Kraton Yogyakarta Hadiningrat.
Gusti Hadi sebelum meninggal dunia menjabat sebagai Penghageng Kawedanan Hageng Punokawan Parasraya Budaya Keraton. (Tribunjogja)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kgph-hadiwinoto-tutup-usia-gamelan-keraton-tak-dimainkan-selama-tiga-hari.jpg)