Breaking News:

ADVERTORIAL

Ditjen Pothan Kemhan Gelar Rakor dan Konsolidasi Kader Bela Negara Seluruh Indonesia TA 2021

Sebanyak 11 organisasi kepemudaan dari seluruh Indonesia hadir dalam acara tersebut, termasuk jajaran pimpinan UPNVY.

Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Gaya Lufityanti
Tangkapan layar Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Kader Bela Negara Seluruh Indonesia TA 2021, hari ini (Rabu, 31/3/2021).
Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Kader Bela Negara Seluruh Indonesia TA 2021, hari ini (Rabu, 31/3/2021), oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Potensi Pertahanan (Pothan) Kementerian Pertahanan (Kemhan). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Potensi Pertahanan (Pothan) Kementerian Pertahanan (Kemhan) menggelar Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Kader Bela Negara Seluruh Indonesia TA 2021, hari ini (Rabu, 31/3/2021).

Sebanyak 11 organisasi kepemudaan dari seluruh Indonesia hadir dalam acara tersebut, termasuk jajaran pimpinan Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta (UPNVY).

Kasie Badan Hukum Sosial Subdit Perdata Ditjen AHU Kemenkumham, Daniel Dowardo Nurwijayanto yang menjadi narasumber dalam acara tersebut menyampaikan materi tentang "Status, Tata Cara Pendirian dan Pengesahan Status Badan Hukum oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Organisasi Kemasyarakatan Berbadan Hukum".

Ia menjelaskan, UU No 17 Tahun 2013 terkait Organisasi Kemasyarakatan (ormas) memberikan pilihan kepada masyarakat untuk mendirikan ormas berbentuk badan hukum atau tidak berbadan hukum.

Baca juga: Sebelum Mulai Kuliah Tatap Muka, UPNVY Upayakan Vaksinasi 1.400 Dosen dan Tendik

"Ketika ormas tidak berbadan hukum, maka ormas wajib mendapat surat keterangan terdaftar dari Kementerian Dalam Negeri," ujar Daniel.

Ia melanjutkan, ketika masyarakat menghendaki suatu ormas berbadan hukum, maka terdapat dua pilihan, yaitu perkumpulan atau yayasan.

"Keduanya harus mendapat pengesahan status badan hukum dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham)," tuturnya.

Data per 23 Maret 2021, menurutnya, jumlah perkumpulan yang terdaftar di Kemenkumham ialah sebanyak 183.907, sedangkan yayasan sebanyak 252.580.

"Ada tujuan ormas, yaitu tidak sekadar berkumpul tetapi untuk berpartisipasi dalam pembangunan negara. Ormas dibentuk oleh masyarakat secara sukarela berdasarkan kesamaan aspirasi, kehendak, kebutuhan, kepentingan, kegiatan, dan tujuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan negara," paparnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved